BINJAI, Waspada.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Binjai menggelar rapat koordinasi data pemilih bekelanjutan di tahun 2021. Alhasil, ditetapkan sebanyak 183.067 pemilih yang ter-input dalam pemuktahiran data sementara.
“Laki-laki berjumlah 88.748, sedangkan perempuan sebanyak 94.319 pemilih. Data akan terus di Update hingga Pemilu mendatang,” beber Ketua KPU Zulfan Effendi, Kamis (3/6).
Pemilih tersebar di 5 Kecamatan, 37 Kelurahan, dan 475 TPS. Hal ini tertuang dalam Surat Ketua KPU RI Nomor : 366/PL.02-SD/01/KPU/IV/2021 perihal Perubahan Surat Ketua KPU RI Nomor : 132/PL.02- SD/01/KPU/II/2021 tentang Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Tahun 2021.
“Data pasti akan terus berubah hingga hari pemilihan nanti. Bisa saja bertambah atau berkurang karena berbagai faktor,” terang dia.
“Sebab untuk kedepannya, sambung Zulfan, pasti ada warga masuk dalam pemilihan pemula atau baru. Kemudian, ada juga warga dinyatakan tidak memenuhi syarat sebagai pemilih. Di mana warga yang tidak memenuhi syarat ini dikarenakan telah meninggal dunia dan beberapa alasan lain.
“Untuk saat ini pemilih baru berjumlah 15, pemilih tidak memenuhi syarat sebanyak 61, sedangkan pemilih pindah keluar tidak ada. Akumulasi ini berdasarkan data di 5 Kecamatan, 37 Kelurahan, dan 475 TPS,” ungkap Zulfan.
Oleh sebab itu, Zulfan berharap tanggapan masyarakat berjalan dengan baik selama berlangsungnya pemuktahiran data pemilih berkelanjutan. Agar jumlah pemilih yang belum terdaftar bisa segera tercatat. Demikian pula dengan pemilih yang tidak memenuhi syarat, diaharapkan supaya melengkapi kelengkapan administrasi pemilu kedepan.
“Harapan kami ke depannya, masyarakat bisa lebih aktif dan peduli untuk ikut serta memperhatikan data pemilih yang terus di update. Mari bersama kita sukseskan pemilu,” pungkas Zulfan. (wol/rid/d2)
Editor AGUS UTAMA


















Discussion about this post