Monday, 01 June 2009 15:45    PDF Print E-mail
MSPH demo Kapolda Sumut
Warta - Medan
 FIRMAN SUCI ANANDA


MEDAN - Puluhan massa yang mengatasnamakan MSPH (Masyarakat Siantar Peduli Hukum) mendatangi markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) di Jalan Sisingamangaraja Medan. Mereka menuntut Polda Sumut menyelesaikan perkara walikota Pematang Siantar.

Radu Damanik, selaku wakil koordinator aksi tersebut, menyatakan, bahwa perlu dilakukan pengusutan secara tuntas oleh pihak Polda Sumut untuk menangani permasalahan yang terjadi di Pematang Siantar yang dilakukan oleh walikotanya, RE Siahaan.

"Kami meminta kepada seluruh pihak yang mengatasnamakan sebagai penegak hukum untuk mengusut dengan tuntas kasus dugaan korupsi dan CPNS Gate yang melibatkan walikota Pematang Siantar, RE Siahaan," tegasnya, tadi siang.

Kasus CPNS Gate yang terjadi di kota Pematang Siantar pada tahun 2007 lalu, dianggap oleh MSPH sebagai tindakan Nepotisme.

"Kasus 19 CPNS ilegal pada penerimaan CPNS umum Pemko Pematang Siantar formasi tahun 2005 dimana pada penerimaan CPNS tersebut, walikota Pematang Siantar Ir RE Siahaan telah melakukan KKN dan manipulasi dengan memasukkan 19 orang yang ilegal menjadi CPNS," jelasnya.

Massa yang tiba di markas Polda Sumut tersebut, membawa beberapa spanduk yang bertuliskan "SBY, Jangan Tebang Pilih Menegakkan Supremasi Hukum: Keluarkan Izin Pemeriksaan Tersangka RE Siahaan", "Poldasu Jangan Takut Menangkap Pelaku KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme) Oknum Partai Demokrat", "Tangkap RE Siahaan, Tersangka Kasus CPNS Gate", dan spanduk terakhir bertuliskan "RE Siahaan Jangan Berlindung Dibalik Partai Demokrat."
(dat02/wol-mdn)






Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment