|
||||
| Distan Sergai Tinjau Lahan Pemakai Pupuk Agrobost |
| Ekonomi & Bisnis |
![]() (PERBAUNGAN) - Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Serdang Bedagai Megahadi mengucapkan terima kasih atas partisipasi pihak pengusaha swasta untuk memberikan solusi terhadap kelangkaan pupuk yang dirasakan petani di Serdang Bedagai. WASPADA ONLINE (PERBAUNGAN) - Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Serdang Bedagai Megahadi mengucapkan terima kasih atas partisipasi pihak pengusaha swasta untuk memberikan solusi terhadap kelangkaan pupuk yang dirasakan petani di Serdang Bedagai. “Saya tidak bisa menyuruh kepada para petani agar mengambil suatu produk tertentu. Hanya semua itu saya serahkan kepada yang menggunakannya, kalau bapak rasa bermutu itulah yang digunakan.’’ Hal itu ditegaskannya saat memantau tanaman padi dan kacang panjang milik warga Dusun V, Karang Rejo Desa Pasar Bengkel, Kecamatan Perbaungan yang telah menggunakan pupuk Agrobost, Senin(2/6) siang. Saat itu Kadis Pertanian Sergai Megahadi didamping Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Perbaungan Suparmo, Ketua Umum DPW Persaudaraan Masyarakat Tani Indonesia (Permata) Adil Sirait, Direktur Agrobost Amal Al Gozali serta pupuhan petani. Saat itu Kadis menyaksikan perbedaan ubi jalar dan kacang panjang yang menggunakan Agrobos dan yang sama sekali tidak menggunakan pupuk memang sangat jauh bedanya. Buah ubi jalar yang menggunakan pupuk dalam umur 2,5 bulan sudah mencapai 1 kilogram per buah. Sedangkan yang sama sekali tidak memakai pupuk hanya berat setengah kilogram. Kadis mengatakan, para petani agar berhati hati bila menggunakan produk pupuk. Sebab, katanya ada 1.200 macam produk pupuk non-organik yang terdaftar di Departemen Pertanian RI dan telah punya izin. Untuk itu harus melalui uji coba kalau setelah dicoba mutunya bagus barulah digunakan, sehingga hasilnya dapat dijamin, katanya. (a07) (wns) |
Comments