|
||||
| Meutia Hatta Swasono: Banyak Tayangan Televisi, Tidak Memberikan Manfaat Bagi Anak |
| Ragam |
|
Tayangan televisi masih jauh dari kepentingan pendidikan bagi anak.
Terutama cerita yang ditampilkan dalam adegan sinetron karena tidak
diimbangi dengan kuwalitas cerita dan akting yang memadai.
WASPADA Online Tayangan televisi masih jauh dari kepentingan pendidikan bagi anak. Terutama cerita yang ditampilkan dalam adegan sinetron karena tidak diimbangi dengan kuwalitas cerita dan akting yang memadai.
Bahkan yang lebih memprihatinkan, hampir semua tayangan sinteron anak-anak dan remaja dibumbui dengan berbagai adegan kekerasan, mulai dari sikap yang sinis hingga gambaran penyiksaan fisik yang vulgar.
Banyak anak-anak remaja yang terlibat dalam sinetron yang justru tidak bermanfaat bagi teman-teman sebayanya. Padahal sinetron remaja itu seharusnya penuh pesan moral, kan?" kata Meutia yang berharap agar media massa ikut berperan dalam memberikan siaran yang bermutu. Ia mengamati banyak acara menampilkan sosok anak muda dan pelajar tetapi tidak di dalam bingkai sosok pelajar yang seharusnya dan ceritanya tidak mendidik. Namun Meutia mengaku tidak pernah menonton lama karena baru beberapa menit sudah menilainya jelek sehingga tidak melanjutkan menonton.
"Bangsa ini akan dihancurkan dengan tayangan seperti ini," katanya. "Setidaknya saya sudah mengenal tiga pemimpin muda masing-masing dalam tiga tahun, jumlahnya ada sembilan. Belum lagi anak-anak lain yang belum mendapat kesempatan untuk meraih penghargaan," katanya. Meneg PP menyatakan saat ini masih banyak masalah yang dihadapi oleh anak-anak, misalnya mereka yang didiskriminasi, dieksploitasi, menjadi korban kekerasan dan buliying atau mengalami" penyiksaan" juga mereka yang tidak mau sekolah karena sudah keenakan bekerja dan mendapat upah. Kasus anak-anak yang tidak mau bersekolah karena sudah bekerja tersebut ditemui dalam kunjungan kerja Meneg PP ke Bangka Belitung beberapa waktu lalu .
Meutia pada waktu itu berpesan agar anak-anak pekerja itu dimotivasi untuk kembali ke bangku sekolah dan melihat kepentingan masa depan,bukan sekedar kepentingan sesaat dengan sudah merasa puas mempunyai upah. "Prestasi mereka sangat bagus dan apabila bisa diketahui oleh lebih banyak orang diharapkan dapat memotivasi kaum muda lainnya untuk mengembangkan potensinya dan memberikan hak anak, memberikan rasa aman pada anak," kata Meutia Hatta. Meutia beranggapan, jika kisah-kisah aktivitas anak-anak tersebut dapat dipublikasikan, maka hal itu akan sangat menarik dan mendidik, ketimbang isi cerita sinetron yang sekarang banyak tampil di seluruh stasiun televisi. "Prestasi mereka sangat bagus dan apabila bisa diketahui oleh lebih banyak orang diharapkan dapat memotivasi kaum muda lainnya untuk mengem-bangkan potensinya dan memberikan hak anak, memberikan rasa aman pada anak," kata Meutia Hatta. Hal yang sama ditegas-kan Christine Hakim. menurutnya sudah bukan rahasia lagi jika industri sinetron remaja saat ini sudah sangat jauh dari kaidah-kaidah pendidikan moral yang pantas ditonton anak-anak dan remaja. Bahkan berbagai adegan kekerasan seperti sudah menjadi kelakuan sehari-hari dalam sinteron yang belakangan marak. (dian W) |
Comments