Saturday, 27 April 2013 09:16    PDF Print E-mail
Selamat jalan Uje
Warta
WASPADA ONLINE

JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Ustaz Jeffry Al Buchori. Ucapan duka Presiden disampaikan melalui akun Twitter resminya, @SBYudhoyono.

"Kita kehilangan lagi orang baik yg mencerahkan. Selamat jalan Ustadz Jefri, semoga nilai yg disebarkan bisa menginspirasi kita semua. *SBY*," demikian isi tweet Presiden SBY.

Ustaz yang akrab disapa Uje ini meninggal dunia dalam kecelakaan tunggal di Jalan Gedung Hijau Raya, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Jumat (26/4) dini hari. Menurut keterangan keluarga, Uje tidak sedang mengebut sebelum kecelakaan. Namun, saat itu kondisi kesehatan Uje memang kurang baik.

join_facebookjoin_twitter

Kondisi kesehatan itulah yang menyebabkan Uje sulit mengendalikan motor sport-nya yang memang memiliki bobot sangat berat. Bahkan, sebelum kecelakaan maut di Pondok Indah, Uje sempat jatuh di kawasan Radio Dalam dan di Jalan Haji Nawi.

Uje dikebumikan di dekat makam ayahnya di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat. Sebelum dimakamkan, jenazahnya dishalatkan di Masjid Istiqlal. Doa dan tangis mengiringi jenazah Uje ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Ustadz Jefry Bukhori atau Uje meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal di Jalan Gedung Hijau Raya Pondok Indah, Jakarta Selatan pada Jumat (26/4) dinihari. Namun belakangan ini, Uje sempat mengajarkan soal solat mayit.

"Dua hari ini ngajak belajar jadi mayit, umi mau ngafanin abi. Saya bilang tidak mau," kata istri Uje, Pipik Dian Irawati Popon di kediamannya, hari ini.

Bukan hanya itu, sang suami tercintanya juga membeberkan bahwa keluarganya telah dipanggil Allah Swt sang pencipta di usia muda semua salah satunya kakak Uje meninggal dunia saat usia 35 tahun.

"Dia bilang, keluarga abi meninggal muda, kakaknya 35 tahun meninggal. Saya bilang jangan, abi dibutuhin orang banyak kalau bisa umi dulu. Tapi dia jawab tidak," ujar Pipik.

Pipik juga mengatakan bahwa akhir-akhir ini abi (Uje) cuma bilang kalau mendidik anak tidak harus ada abi, namun umi pun juga bisa mendidiknya. "Gak taunya ini," singkat Pipik tersedu-sedu.

Di samping itu, dari pantauan INILAH.COM bahwa sang istri masih tak kuat menahan isak tangis karena telah ditinggal oleh suami tercinta Jefry Bukhori. Kucuran air mata pun membanjiri wajah Pipik, suara tersedu-sedu menghiasi kata-kata yang keluar dari lidahnya ketika menuturkan terkait peristiwa dan kisah perjalanan serta sosok almarhum.

Selain itu, sepanjang jalan menuju rumah almarhum terlihat berbaris berjanjar ratusan karangan bunga ucapan belasungkawa dan turut berduka cita atas kepergian ustadz Jefry Bukhori alias Uje.
(dat16/kompas/inilah)




WARTA KARTUN

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment