|
||||
| Korsel minta Jepang cabut klaimnya atas Kepulauan Dokdo |
| Warta - Internasional |
|
WASPADA ONLINE SEOUL - Korea Selatan mengemukakan kepada Tokyo, agar mencabut klaimnya atas kepulauan Dokdo yang disengketakan, sementara satu dewan lokal di Jepang memperingati hari pendeklarasian kedaulatan atas pulau-pulau itu. Kedua negara bertetangga itu terlibat pertikaian selama puluhan tahun menyangkut gugusan pulau berbatu di Laut Jepang (Laut Timur), yang dikenal di Korsel sebagai "Dokdo" dan Jepang menyebutnya sebagai "Takeshima". Prefektur Shimane Jepang pada 2005 menyetujui satu keputusan yang menetapkan 22 Februari sebagai "Hari Takeshima". "Keputusan itu harus dicabut segera dan klaim wilayah yang tidak adil itu juga harus dicabut," kata juru bicara kementerian luar negeri Korsel Kim Young Sun dalam satu pertemuan. Juru bicara itu menegaskan Seoul akan mengatasi dengan tegas setiap usaha yang melanggar haknya atas kepulauan tersebut. Sekitar 40 aktivis termasuk para veteran perang dalam seragam militer melancarkan protes di luar kedutaan besar Jepang yang dijaga polisi itu. "Hentikan mempromosikan Hari Takeshima di prefektur Shimane," teriak mereka. Selain dari klaim atas kepulauan itu, sejumlah warga Korsel yang berusia lanjut masih merasakan kenangan pahit penjajahan Jepang tahun 1910-1945 atas Korea. Menteri luar negeri Jepang Katsuya Okada bulan ini membuat satu permintaan maaf atas penjajahan itu dalam usaha memperbaiki hubungan kedua negara. Editor: MONA ASRIATI (dat08/ann) |













Twitter


Comments