|
||||
| Burundi kumpulkan hampir 14.000 senjata |
| Warta |
|
WASPADA ONLINE BUJUMBURA - Burundi telah mengumpulkan hampir 14.000 senjata pekan lalu dalam kampanye di seluruh negeri itu untuk melucuti senjata penduduk sipil dan menjamin pemilu tahun depan akan damai. Negara Afrika tengah yang sangat kecil berpenduduk 8 juta orang itu baru muncul dari lebih dari satu dasawarsa perang saudara yang menewaskan 300.000 orang. "Senjata berbeda-beda yang dikumpulkan sejak 19 hingga 28 Oktober termasuk senapan, granat tangan, bom, ranjau dan amunisi," kata wakil pemimpin badan nasional yang mengurusi pelucutan senjata penduduk sipil, Leopold Banzebaze kepada wartawan. "Kampanye itu berhasil. Kami mengharapkan bahwa pemilu 2010 akan diadakan dengan damai dan aman," ujar Banzubaze. Badan nasional yang mengurusi pelucutan senjata itu menghitung 70.000 senjata telah dikumpulkan sejak 2007, dari kira-kira 100.000 senjata di tangan warga sipil. Presiden Pierre Nkurunziza telah menetapkan batas waktu satu pekan bagi orang yang memiliki senjata untuk menyerahkannya atau menghadapi hukuman berat 10 tahun penjara atau denda yang besar. Orang-orang yang menyerahkan senjata mereka secara sukarela telah menerima material bangunan seperti pelat besi dan semen, pakaian dan telepon genggam. (dat07/ann) |




Comments