Sunday, 25 October 2009 15:00    PDF Print E-mail
Statin berpotensi sebabkan sakit otot
Ragam
WASPADA ONLINE
 
Terdapat efek samping dari statin, obat penurun kolesterol yang sangat umum digunakan. Peneliti dari Amerika menemukan mutasi gen yang yang mampu menimbulkan sakit otot.

Obat ini terbukti sangat efektif  menurunkan kolesterol tinggi dan mengurangi risiko serangan jantung atau stroke. Namun berdasarkan penelitian, 25%-50% pengguna obat memilih berhenti setelah satu tahun karena mengalami beberapa efek samping, khususnya sakit otot.

Dalam studi ini, para peneliti dari Duke University Medical Center melibatkan 509 pasien yang menggunakan salah satu dari 3 jenis statin: atorvastatin (Lipitor), simvastatin (Zocor) atau pravastatin (Pravachol). Pasien diminta menggunakan obat-obatan tersebut pada 8 minggu pertama, kemudian dosisnya ditingkatkan selama 8 minggu ke depannya.

Peneliti menemukan, pasien dengan mutasi gen SLCO1B1 lebih berisiko mengalami sakit otot. Semakin banyak jumlah mutasi, maka risikonya juga semakin besar. Selain itu studi yang dipublikasikan di Journal of the American College of Cardiology ini juga menemukan, efek samping sakit otot tersebut bergantung pada jenis statin yang digunakan. Pasien pengguna simvastatin melaporkan efek samping paling banyak sedang pengguna pravastatin mengalami sakit otot paling ringan.

"Jika tes genetik bisa dikembangkan untuk menentukan pasien mana yang berisiko mengalami efek samping ini, maka pasien tersebut bisa dimonitor dan penggunaan obatnya bisa benar-benar disesuaikan," terang pemimpin studi, kardiolog Dr. Deepak Voora, seperti dikutip situs healthday.
(red06/mp)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment