Saturday, 24 October 2009 08:51    PDF Print E-mail
Hanya calon dokter UISU Al-Manar yang sah
Warta
WASPADA ONLINE

MEDAN - Ketua Kolegeium Dokter dan Dokter Keluarga Indonesia (KDDKI) menyebutkan sarjana kedokteran (S.Ked) lulusan Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) agar mengajukan permohonan rekomendasi dari rektor UISU Al Manar Usman sebagai syarat mengikuti uji kompetensi dokter Indonesia (UKDI).

Untuk menjamin keberlanjutan akademik lulusan Fakultas Kedokteran UISU dengan mengikuti uji kompetensi dokter Indonesia, lulusan fakultas kedokteran UISU diminta agar melapor atau mendaftar kembali ke fakultas kedokteran UISU di kampus Al Manar Jalan Karya Bakti selambat-lambatnya pada 27 Oktober 2009.

Demikian ketua Kolegium Dokter dan Dokter Keluarga Indonesia Djauhari Widjajakusumah. KDDKI sebutnya hanya menerima peserta uji kompetensi dokter Indonesia dari lulusan sarjana fakultas kedokteran UISU dengan ijazah yang ditandatangani pimpinan rektor UISU Usman sesuai ketentuan Mendiknas RI cq Kopertis Wilayah I Sumut-NAD.

Langkah itu merupakan ketentuan agar tidak terjadi kesimpangsiuran dan sesuai hasil konsultasi rektorat UISU dengan KDDKI M Djauhari Widjajakusumah yang telah menghasilkan solusi tentang uji kompetensi dokter Indonesia bagi lulusan sarjana Fakultas Kedokteran UISU.  

Rapat konsultasi itu dihadiri rektor UISU Usman, dekan fakultas kedokteran UISU Aswin Soefi Lubis dan KDDKI di Jakarta pada 20 Oktober 2009 lalu.

Sementara itu rektor UISU, Usman menjelaskan demi kepentingan lulusan sarjana Fakultas Kedokteran UISU, pihak rektorat telah meminta KDDKI untuk tetap memproses keikutsertaan kedokteran UISU untuk mengikuti UKDI. Namun KDDKI memberi saran seperti itu.

Selanjutnya  ijazah lulusan Fakultas kedokteran UISU tetap akan diselesaikan oleh rektor Usman sebagaimana yang diamanatkan pada point tiga surat Mendiknas RI sebagai syarat utama untuk bisa mengikuti UKDI dan mendapatkan surat tanda register (STR) dari Konsil Kedokteran Indonesia (KKI).

Sementara itu dekan Fakultas Kedokteran Aswin Soefi mengemukakan tujuan konsultasi rektorat UISU dengan KDDKI merupakan tindak lanjut dari perintah maupun instruksi Mendiknas RI yang telah mengakui keabsahan rektor UISU Usman.

“Apabila ijazah lulusan Fakultas Kedokteran UISU yang dimiliki alumni tidak dikeluarkan dan tidak ditandatangani rektor UISU Usman maka tidak akan diproses surat tanda registrasinya dari Konsil Kedokteran Indonesia (KKI),” katanya, tadi malam.
(dat02/waspada)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment