Wednesday, 26 August 2009 18:47    PDF Print E-mail
TIPS: Menjaga tekanan angin ban
Ragam
WASPADA ONLINE
 
Sebagaimana telah diuraikan pada artikel Driving Skill For Life (DSFL) yang mengungkap bahwa ban yang kurang angin adalah penyebab utama kasus pecah ban, maka ada baiknya melengkapi kendaraan kendaraan Anda dengan alat pengukur tekanan ban (tyre pressure gauge).

Anda akan merasakan pentingnya alat ini karena kita tak bisa mengukur tekanan angin hanya dengan melihat dari bentuk fisik ban, kecuali tekanan anginnya sudah berkurang terlalu banyak. Apalagi jika kendaraan Anda memiliki kondisi kaki-kaki yang sangat sensitif (biasanya kejadian ini ditemui pada mobil yang telah mengalami penggantian pelek dan ban dengan ukuran di atas standar).

Pada kendaraan seperti itu, perbedaan tekanan sebesar 3-5 psi pada sumbu depan mobil mampu membuat kendaraan cenderung 'membuang' pada arah tertentu. Padahal jika diamati secara kasat mata, perbedaan sebesar itu tak akan terlihat sama sekali, begitu pula jika mendeteksinya dengan mencoba menekan ban dengan tangan.

Kalau sudah begini, umumnya pemilik kendaraan langsung menjatuhkan vonis pada alignment/keselarasan roda yang sudah harus di setel ulang alias spooring. Padahal jika kita memiliki sendiri alat pengukur tekanan ban, kita akan segera tahu penyebabnya.

Mungkin ada kekhawatiran jika alat pengukur tekanan angin ban anda tidak akurat (karena enggan membeli alat ukur profesional yang dianggap mahal dengan alasan akan jarang digunakan). Padahal tak ada masalah jika alat ukur yang kebetulan Anda beli tidak akurat. Pasalnya Anda bisa menjadikan alat ukur Anda sebagai alat ukur 'pribadi' dengan ukuran yang ditentukan oleh Anda sendiri.

Maksudnya, jika Anda telah merasa nyaman dengan tekanan ban yang dengan alat pengukur profesional menunjukkan angka misalnya 32psi, maka cobalah ukur dengan alat pengukur milik Anda. Jika ternyata alat pengukur Anda tidak akurat dan menunjukkan angka 34psi (misalnya), maka Anda bisa berpatokan pada alat ukur tersebut saat mengukur ban.

Pasalnya para penambal ban pinggir jalan pun belum tentu memiliki alat ukur yang akurat. Saat Anda menambah angin di pinggir jalan, Anda bisa mengukur ulang dan menyesuaikan tekanan anginnya sesuai dengan standar alat ukur Anda yaitu 34psi (misalnya).

Tak ada salahnya Anda memiliki kompresor mini bertenaga listrik yang diambil dari pemantik rokok
(power plug 12V DC) yang banyak dijual ditoko asesoris dengan harga bervariasi, mulai enam puluh ribuan hingga ratusan ribu rupiah. Kompresor portabel ini umumnya telah memiliki alat pengukur yang lumayan akurat sehingga sangat praktis digunakan. Terlebih saat mudik Lebaran nanti.

Manfaat alat ini akan terasa saat ban tubeless Anda tertusuk benda tajam dan bocor halus. Jika bocornya tak terlalu parah tapi tetap harus ditambal, Anda hanya tinggal menambahkan angin secukupnya agar bisa terus berjalan hingga menemukan bengkel ban terdekat tanpa harus repot  mendongkrak, melepas dan menukar dengan ban cadangan.
(red06/mp)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment