Friday, 11 October 2013 10:03    PDF Print E-mail
Uji kelayakan Kapolri harus objektif
Warta
WASPADA ONLINE
 
JAKARTA - Komisi III DPR telah mengagendakan uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test terhadap calon tunggal Kapolri, Komisaris Jenderal Sutarman pada pekan depan, hari ini.

Terkait fit and proper test ini, Visi Indonesia pun mengingatkan agar Komisi III DPR harus membuka ruang informasi dan pengaduan untuk menampung aspirasi masyarakat dalam menilai rekam jejak dari calon Kapolri Komjen Sutarman.

"Selain itu melibatkan KPK, PPATK, BPK dan Komnas HAM, juga sangat baik dalam mengetahui sejauh mana kinerja dari seorang kapolri baru tersebut," papar Sekretaris Direktur Visi Indonesia,  Ade Andriansa kepada wartawan, tadi malam.

Diharapkan, informasi-informasi yang diterima oleh Komis III DPR dari masyarakat umum dan lembaga-lembaga yang kredibel, menjadikan fit and proper test calon kapolri baru dapat berjalan dengan prefesional dan objektif.

Visi Indonesia, sebut Ade, juga menilai bahwa Sutarman layak menjadi Kapolri karena telah melewati jenjang karier dengan bagus. Komjen Pol Sutarman pernah menjadi Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat, Kapolda Metro Jaya, dan saat ini menjadi Kabareskrim Mabes Polri. Selai itu Komjen Pol Sutarman adalah perwira senior yang profesional dan tak berpihak kepada partai manapun. Visi Indonesia berharap bahwa DPR dapat menerima Komjen Pol Sutarman sebagai Kapolri.

"Persoalan adanya suara tidak setuju atas penunjukan terhadap calon tunggal Sutarman, merupakan bagian dari dinamika dari sebuah proses pemilihan seorang pejabat untuk menduduki posisi strategis," demikian Ade.
(dat16/rmol)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment