Tuesday, 01 October 2013 23:32    PDF Print E-mail
‘Shut down’ AS, Indonesia bisa terganggu
Ekonomi & Bisnis
WASPADA ONLINE

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan, ekonomi Indonesia pasti akan terimbang dengan kebijakan shut down yang dialami Amerika Serikat (AS). Tapi, Kemenkeu berharap positifnya deflasi September bisa mengikis sentimen negatif ini.

Demikian disampaikan oleh Wakil Menkeu Bambang Brodjonegoro usai dilantik di Istana Merdeka, Jakarta, hari ini.

“Kalau Amerika ada gangguan, maka mungkin ada kekhawatiran di investor bahwa ekonomi AS tidak recovery secepatnya. Artinya kalau global tidak,  itu berarti ekspektasi perbaikan ekonomi Indonesia juga terganggu,” jelas dia.

Dia berharap, pengumuman hari ini bisa dinetralisir dengan sentimen positif dalam negeri. “Mudah-mudahan itu bisa memberi dampak positif ketimbang negatif yang muncul dari berita AS itu,” tambah dia.

Apa yang terjadi di AS, lanjut Bambang, merupakan bagian dari sistem politik yang terjadi di negara tersebut. Tapi, yang perlu dikhawatirkan adalah dampaknya ke negara berkembang.

“Tentunya kekahwatirannya adalah recovery ekonomi AS sekarang ini terganggu dengan adanya gangguan terhadap federal goverment ini. Kalau AS terganggu, artinya harapan akan recovery global juga terganggu. Karena Eropa belum bisa diharapkan. Emerging market agak terganggu karena masalah tappering ini,” jelas dia.
(dat16/oke)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment