Thursday, 19 September 2013 03:29    PDF Print E-mail
Mabes respon maraknya perampokan di Medan
Warta

RIDIN
WASPADA ONLINE

 
MEDAN – Semakin maraknya aksi perampokan toko emas di Kota Medan mendapat sorotan dari Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri). Para penjual emas dihimbau untuk memasang CCTV di tokonnya agar polisi tidak sulit untuk mengungkap para pelaku perampokan toko emas tersebut.
 
"Harapan dari Kapolrestabes, tadi saya tanyakan, ini diimbau kepada para pedagang toko emas sebaiknya setiap toko emas itu ada CCTV-nya," kata Kepala Bagian Penerangan Satuan Divisi Humas Mabes Polri Kombes Rana SP di Gedung Divisi Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan tadi malam.

join_facebookjoin_twitter

Selain itu, masyarakat Medan yang berprofesi sebagai pedagang emas diharapkan juga mempunyai nomor polisi terdekat. Sebab, diketahui selama ini para pedagang emas yang kerap menjadi sasaran empuk para perampok tak mempunyai nomor kantor polisi terdekat.

"Rupanya mereka ini lambat memberikan informasi kepada kepolisian setempat. Sekarang sudah mulai disosialisasikan oleh Kapolrestabes (Medan), supaya masing-masing toko ini mencatat nomor penting, seperti nomor Kapolres, atau nomor Polresnya supaya lebih cepat informasi didapat," ujarnya.

Rana menambahkan, toko emas di Medan juga sebaiknya diperbaiki keamanan bangunannya, termasuk memasang pengaman etalase. "Kemudian diimbau juga oleh Kapolrestabes, supaya etalase ini ada jaring-jaringnya. Sehingga tidak mudah jika ada perampok yang mau melakukan aksinya," imbuhnya.

Sementara itu pihak kepolisian di Medan masih terus memburu para pelaku perampokan toko emas yang terletak di Pasar Baru Jalan Pasar VII Tembung. Mereka juga menelusuri keterkaitan perampok toko mas yang terjadi di Pertempuran Pasar Brayan Medan pada Jumat (13/9) lalu.

"Kita sudah membentuk tim gabungan untuk  memburu pelaku perampokan yang terjadi di dua lokasi berbeda dalam waktu lima hari," kata Kapolresta Medan, Kompol Nico Afinta tadi malam.

Dia memaparkan, polisi sudah memeriksa 28 saksi terkait dua perampokan yang terjadi, yaitu di Toko Emas Suranta di Jalan Pertempuran Pulo Brayan dan tiga toko mas di Pasar Baru Jalan Pasar VII Tembung.

Selain untuk mengetahui identitas pelaku, mereka menelusuri kemungkinan keterkaitan di antara kedua perampokan itu.

"Kita sudah melakukan olah TKP, mencari keterkaitan antara keduanya, termasuk apakah ada tindakan peniruan atau tidak," papar Nico.

Saat ini, Polresta Medan sudah menyebarkan nomor pejabat kepolisian yang bisa dihubungi kepada para pedagang emas. Mereka juga tengah menyiapkan sketsa wajah pelaku yang akan disebarkan ke masyarakat. "Secepat mungkin sketsa wajah pelaku akan disebar," pungkasnya‬

Editor: AGUS UTAMA
(dat03/wol)

WARTA KARTUN

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment