Tuesday, 17 September 2013 12:40    PDF Print E-mail
Gunung Sinabung meletus lagi
Warta
SASTROY BANGUN
WASPADA ONLINE


MEDAN – Gunung Sinabung yang terletak di Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, meletus kembali sekira pukul 12.15 Wib. Letusan Gunung Sinabung ini mengeluarkan kepulan asap tinggi dan lahar. Saat ini sedang terjadi hujan batu dan tampak api diam di dekat puncak gunung.

Salah seorang warga Beras Sitepu Kecamatan Simpang Empat, Sumber Sembiring mengatakan kaget dengan letusan gunung berapi itu. "Tadi terasa gempa sebentar, tak lama kemudian terdengar suara gemuruh dari gunung dan terjadi letusan," ujar Sumber kepada Waspada Online.

Dia menyebutkan, hujan batu belerang berukuran besar dan panas, menimbulkan bau yang kurang sedap terjadi saat ini. "Sebagian masyarakat juga terpaksa harus menghindar agar tidak terkena batu belerang, dan masuk ke dalam rumah," ujar Sumber.

join_facebookjoin_twitter

Hal sena juga disampaikan, Bismar Ginting Warga Desa Mardinding. Akibat letusan gunung itu, pihak keluarganya saat ini ketakutan. Gunung Sinabung itu masih mengeluarkan asap tinggi dan debu vulkanik. “Ngeri kali. Kita pikir sudah aman setelah letusan Minggu dini hari lalu. Rupanya meletus pula barusan,” ujar Bismar kepada Waspada Online.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penangggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nuggroho, mencatat sebanyak 6.259 jiwa pengungsi yang tersebar di 8 titik pengungsian yang berada di kawasan Kota Kabanjahe, Kabupaten Tanah Karo.

8 lokasi tersebut yakni, Jambur Sempakata Jalan Jamin Ginting samping PLN Kabanjahe 2.730 jiwa, Klasis GBKP Jalan Kiras Bangun Kabanjahe 590 jiwa, GBKP Kota Jalan Kiras Bangun Kabanjahe 600 jiwa, Jambur Payung Jalan Tigan Derket 420 jiwa, Jambur Taras Berastagi Jalan Jamin Ginting Berastagi 1.574 jiwa, Masjid Agung Jalan Veteran simpang 3 Kabanjahe 170 jiwa, Sentrum (PPWG Kabanjahe) Jalan Nabung Surbakti 88 jiwa, serta Gereja Katolik Jalan Irian, sebanyak 87 jiwa.

Sementara itu, Kepala BNPB Sumut, Asren Nasution menyatakan, hingga kini tercatat sebanyak 5 orang warga Kabanjahe, tengah menjalani proses perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabanjahe, dikarenakan menghirup debu vulkanik dari letusan gunung.

"Warga yang dirawat tersebut, karena mengalami batuk-batuk dan sedikit sulit bernapas," jelasnya.

Asren juga menghimbau agar masyarakat menggunakan masker serta alat penutup mulut selama beberapa hari kedepan, khususnya disaat gunung masih mengeluarkan debu vulkanik, sehingga debu yang tertiup angin tidak terhirup disaat bernafas.

Seperti diberitakan sebelumnya, ketika terjadi letusan gunung Sinabung di Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara, Minggu (15/9) dinihari, sempat terjadi hujan batu selama dua jam.

Editor: AGUS UTAMA
(dat06/wol)



WARTA KARTUN

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment