Wednesday, 07 August 2013 23:12    PDF Print E-mail
Aceh berportensi lumbung ternak sapi
Ekonomi & Bisnis
WASPADA ONLINE

JAKARTA  - Pemerintah berupaya mempercepat pembangunan ekonomi di Nangroe Aceh Darussalam, dengan mempercepat pembangunan di bidang pertanian dan migas.

“Saya baru saja melakukan kunjungan kerja ke Aceh membahas percepatan pembangunan ekonomi masyarakat Aceh,” tulis Menko Perekonomian Hatta Rajasa dalam akun Twitter-nya.

Dalam percepatan pembangunan itu, pemerintah berencana mengembalikan Aceh sebagai lumbung pangan. Khususnya untuk peternakan sapi atau lembu, serta pertanian kedelai.

Dalam kaitan ini, pemerintah juga akan mengalokasikan lahan seluar 3 hektare per ke kepala keluarga untuk perkebunan karet rakyat untuk 10 ribu kepala keluarga pertama. Tujuannya pemberian lahan ini agar rakyat bisa berkebun di kebun sendiri.

Selain itu, menurut Hatta, pemerintah juga telah menetapkan akan membangun kilang minyak kapasitas 300 000 bbld di lokasi Arun Lhokseumawe. Sebagaimana diketahui, LNG Arun terancam tutup karena ketiadaan gas, dari 224 kargo pertahun di enam train LNG kini tinggal 16 kargo.

“Kita harus menyelamatkan kawasan industri tersebut dengan membangun kilang minyak dan area petrokimia, kawasan ekonomi khusus,” tegas Hatta.

Menurut Hatta, dalam pembicaraan dengan para tokoh masyarakat Aceh dan wakil gubernur, ia mengajak untuk fokus pada pembangunan untuk mensejahterakan rakyat dan mewujudkan politik kesejahteraan.

“Saya sungguh bersyukur kemarin Gubernur Aceh memerintahkan menaikkan Bendera Merah Putih, itulah rasa kecintaan rakyat Aceh pada NKRI. Karena kita semua sungguh mencintai negeri ini, tempat kita dilahirkan dan dibesarkan sampai akhir menutup mata,” tegas Hatta.
(dat16/inilah)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment