Thursday, 04 July 2013 13:22    PDF Print E-mail
Pajak 1% bagi UKM akan dievaluasi
Ekonomi & Bisnis

WASPADA ONLINE

JAKARTA - Pengenaan pajak bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebesar 1% akan dievaluasi. Pengenaan tersebut berlaku terhadap UMKM beromset Rp300 juta-Rp4,8 miliar.

"Saya akan evaluasi dan menanyakan ke Menteri Keuangan dan ke Menteri UKM," ujar Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa pada diskusi UMKM di kantornya, hari ini.

Evaluasi tersebut, Hatta mengatakan mengarah pada besaran omzet yang akan dikenakan pajak. Besaran omset yang terkena pajak akan diubah dengan terlebih dahulu melihat pengenaan pajak yang telah berjalan.

Menurut Hatta, penerapan ini sejatinya menerapkan Undang-undang. Hal itu karena banyak UKM yang sudah beromzet besar tidak dikenakan pajak."Yang dikenakan yang sudah wajib, bahwa perusahan tersebut bertransaksi ada unsur pajak ini UU," katanya.

UMKM kena pajak, lanjut Hatta, sebenarnya untuk menolong pelaku pasar. Alasannya akses permodalan akan cair dengan mudah dari perbankan. Perbankan biasanya menanyakan Nomor Pajak Wajib Pajak (NPWP). "Ini pada pembinaan agar UMKM menjadi perusahaan yang sehat dan dapat mudah mendapatkan akses permodalan," tutur Hatta.
(dat03/inilah)

 

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment