Monday, 01 July 2013 17:07    PDF Print E-mail
Massa minta tangkap Syekh Muda Ahmad Arifin
Warta

RIDIN
WASPADA ONLINE


MEDAN - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-67 Polisi Republik Indonesia (Polri), puluhan massa yang menamakan Aksi Solidaritas Mahasiswa Muslim Indonesia mendemo Polresta Medan, hari ini.

Aksi unjukrasa yang dilakukan pendemo itu, karena adanya ajaran tempat pengajian yang dipimpin Syekh Muda Ahmad Arifin Al-Haj. Mereka menganggap pengajian yang beralamatkan di Jalan Karya Bakti Medan Johor itu dengan sengaja membuka pengajian untuk melakukan pencabulan terhadap murid-muridnya.

Ketua HIMMAH Medan Nurul Yakin yang ikut dalam aksi itu menjelaskan, sudah banyak murid-murid pengajian yang menjadi korban  Ahmad Arifin. Salah satunya SU, telah mendapatkan tindakan asusila. SU telah membuat laporan ke Polresta Medan dengan nomor surat STTLP/1293/V/2013SPKT-Resta. "Sudah banyak murid-muridnya menjadi korban-korban asusila. Mulai dari anak-anak, gadis bahkan janda," tegasnya.

Maka itulah, pendemo meminta kepada Kapolresta untuk segera menangkap dan mengadili Syekh Muda Ahmad Arifin Al-Haj selaku pimpinan pengajian Thoriq Saminiyah. "Percepat proses aduan masyarakat selaku korban tindakan asusila dari Syekh," terangnya.

Selain itu, massa juga meminta kepada Ketua MUI Sumut agar segera memanggil Syekh dan para murid-muridnya untuk membahas prilaku menyimpang itu. "Kami minta kepada MUI Sumut segera mengeluarkan keputusan terhadap ajaran Thoriqot," jelas dia.

Selain Ketua HIMMAH Medan, Ketua PMMI Medan Andi Harumunan mengatakan, jika pernyataan sikap pendemo tidak ditindaklanjuti, maka Aksi Solidaritas Mahasiswa Muslim Indonesia dalam kurun 2x24 jam akan melakukan tindakan sendiri.  "Jangan salahkan kami bila tuntutan kami tidak ditindaklanjuti. Maka kami akan melakukan tindakan sendiri," ujarnya.

Dalam menyikapi aksi demo itu, selaku Kabag Ops Polresta Medan Kompol Sugeng Riadi mengatakan, setiap laporan masyarakat akan kita tindak lanjuti dengan proses-proses yang berlaku. "Akan kita sikapi, tapi melalui proses," terang Sugeng. Setelah mendengar sikap dari Kabag Ops, puluhan pendemo pun akhirnya membubarkan diri dengan damai.
Editor: SASTROY BANGUN
(dat03/wol)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment