Thursday, 20 June 2013 13:02    PDF Print E-mail
Polisi DPO 19 tersangka pendemo anarkis
Warta
RIDIN
WASPADA ONLINE


MEDAN - Dari 86 orang yang diamankan petugas kepolisian, dalam kasus aksi demo berujung anarkis yang dilakukan mahasiswa Universitas HKBP Nomensen terhadap KFC Sutomo dan lampu merah, Kepolisian Resort Kota Medan (Polresta) telah menetapkan 44 orang menjadi tersangka dan 19 orang dinyatakan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Selain 19 orang dinyatakan DPO, polisi juga mendalami dugaan keterlibatan aktor intelektual dalam kerusuhan yang terjadi demo anarkis menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) tersebut.

Wakapolresta Medan, AKBP Yusuf Hondawan Naibaho di Mapolresta Medan, menerangkan bahwa ada 44 orang yang telah kita tetapkan menjadi tersangka dan sejumlah 19 orang  sudah kita masukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Hal  ini didasarkan pada  fakta dan bukti di lapangan. Kita sudah kantongi nama dan gambarnya juga sudah ada di rekaman. Kemungkinan DPO bisa bertambah," kata Wakapolresta Medan.

Perwira yang pernah menjabat di Indonesia bagian timur ini, mengingatkan agar mereka yang ikut melakukan perusakan dan perlawanan kepada petugas segera menyerahkan diri. Jika gambar dan nama-nama dalam DPO itu telah disebarkan, dia memastikan akan melakukan tindakan tegas dan terukur.

"Kemungkinan hukuman bisa diringankan kalau segera menyerahkan diri. Tapi kita lihat apa peranannya saat perusakan dan penjarahan berlangsung," katanya.

Selain memaparkan  kasus perkembangan  perusakan KFC, Polresta Medan sengaja memutar rekaman aksi anarki yang dilakukan mahasiswa dan warga.

Dalam tayangan berdurasi 27 menit itu, terlihat KFC diserang sekelompok orang, termasuk anak-anak. Mereka bahkan menjarah ayam goreng dari sana dan membakar 3 sepeda motor pengantar makanan.

"Itu bukan bagian unjuk rasa. Itu sudah tindakan kriminalitas, karena terjadi malam hari hingga tengah malam saat orang istirahat," tegasnya.

Untuk 44 tersangka dan orang-orang yang masuk DPO disangka telah melanggar Pasal  211 subs 212 subs 214 subs 170 subs 406 KUHPidana. Mereka dianggap telah melakukan perlawanan terhadap aparat dan melakukan tindak pidana kekerasan dan pengrusakan secara bersama-sama.

Sementara itu,Kasat Reskrim Polresta Medan,Kompol Yoris Marzuki mengatakan bahwa dalam kasus ini, 19 orang masuk DPO itu, saat ini intelijen Polresta Medan tengah mendalami seorang yang diduga sebagai aktor intelektual dalam kerusuhan malam itu, " ujar Yoris.

Lanjut Yoris, dan salah satu kaki tangan sudah di-BAP. Kita mau tangkap di atasnya lagi. Intelektual itu pasti di belakangnya. Ada bukti pengiriman uang. Tapi ini perlu penyelidikan mendalam. Yang pasti ini ada aktor intelektualnya, karena ini bukan unjuk rasa, ini sudah direncanakan," terang Kompol Yoris.

Editor: SASTROY BANGUN
(dat06/wol)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment