Friday, 14 June 2013 16:23    PDF Print E-mail
Kejatisu terus mendalami korupsi Nias Selatan
Warta

IRWAN SIREGAR
WASPADA ONLINE


MEDAN -  Penyidik Kejati Sumut terus mengembangakan penyidikan kasus dugaan korupsi  pembangunan lanjutan rumah dinas, kantor Bupati dan Jamborai Nias Selatan serta pembebasan tanah yang berasal dari APBD 2007-2010, dengan total pengerjaan sebesar Rp 4.4 Milliar untuk tersangka Effendi alias Seng Hian selaku ketua DPRD Nisel.

Penyidik sudah memeriksa mantan Bupati Nias Selatan (Nisel) Fahuwusa Laia di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Suka Miskin Provinsi Jawa Barat, sebagai saksi.

"Pada tanggal 10 Juni kemarin penyidik berangkat ke Suka miskin untuk memeriksa mantan Bupati Nisel FL karena ditahan di Lapas sebagai saksi untuk tersangka Seng Hian  karena kan pada masa jabatan dia proyek itu berjalan"ujar Kasipenkum Kejati Sumut, Candra Purnama diruang kerjanya, hari ini.

Dikatakan Candra, untuk pemeriksaan tersangka Effendi selaku Komisaris PT Selatan Jaya belum ditentukan kapan akan dipanggil. "Belum lagi tunggu dari tim lah, dan tinggal menunggu dari hasil audit BPKP Pusat "pungkasnya.

Candra menuturkan hingga saat ini telah 20 orang saksi diperiksa dalam perkara ini. "Mulai dari pejabat Pemkab Nisel dan rekanannya,"ucap Candra.

Sebagaimana diketahui, Ketua DPRD Nias Selatan (Nisel), Effendi alias Seng Hian ini ditetapkan sebagai tersangka pada 26 Maret 2013 lalu setelah ditingkatkan penangannya dari penyelidikan ke penyidikan dengan sprindik No : print -14/N.2/fd.1/03/2013.
(dat03/wol)

 

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment