Thursday, 13 June 2013 21:02    PDF Print E-mail
Kasus BDB, Gatot Pujo Nugroho terus diributi
Warta
RIDIN
WASPADA ONLINE


MEDAN – Dugaan penyimpangan dana Bantuan Daerah Bawahan (BDB) Pemeritah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) ke 33 kabupaten/kota terus menjadi sorotan tajam para elemen di Sumut. Para elemen tersebut menilai dalam penyaluran dana BDB yang dilakuakan Pemprov Sumut  yang dipimpin oleh Gubernur Gatot Pujo Nugroho tersebut ada inikasi korupsi yang cukup kental.

Terlebih setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan tangkap tangan terhadap Bupati Madina Hadayat Batubara dan kroninya beberapa waktu lalu saat melakuakn aksi suap menyuap  terkait proyek yang bersumber darai dana BDB tersebut.

join_facebookjoin_twitter

Ketua Gerakan Transparan Anggaran Rakyat (GETAR) Sumut, Arief Tampubolon mengatakan, hasil temuan indikasi penyimpangan dana APBD ditemukan dalam Anggaran Belanja Bantuan Keuangan Kepada Kabupaten/ Kota Tahun Anggaran 2012 dan 2013. ”Kita juga mendapati hasil temuan penyimpangan dana APBD Tahun 2012-2013, dengan total yakni, Rp 1.829.809.119.461,” kata Arief.

Lanjut Arief  dari data yang ada semestinya dana penyaluran dana BDB yang bersember daeri APBD Sumut tahun 2013 yang disalurkan ke 33 Kabupaten Kota yakni:

1. Kota Medan. Rp 34.665.100.000.
2. Kota Binjai. Rp 88.318.035.661.
3. Kota Tebing Tinggi. Rp 37. 148.438.000.
4. Kota Pematang Siantar. Rp.  55.268.780.000.
5. Kota Sibolga. Rp 28.037.460.000.
6. Kota Tanjung Balai. Rp 74.921.588.000.
7. Kota Padang Sidempuan. Rp 39.047.816.000.
8. Kabupaten Deli Serdang. Rp 61.720.725.000.
9. Kabupaten Langkat. Rp 49.178.924.000.
10. Kabupaten Serdang Bedagai Rp 76.270.708.000.
11. Kabupaten Labuhan Batu. Rp 37.470.782.800.
12. Kabupaten Dairi. Rp 12.894.188.000.
13. Kabupaten Asahan. Rp 143.842.940.000.
14. Kabupaten Pakpak Barat. Rp 10.075.440.000.
15. Kabupaten Simalungun. Rp 169.589.928.000.
16. Kabupaten Tapanuli Utara. Rp 45.416.488.000.
17. Kabupaten Tapanuli Tengah. Rp 109.334.145.000.
18. Kabupaten Tapanuli Selatan. Rp 65.776.476.000.
19. Kabupaten Madina. Rp 54.974.152.000.
20. Kabupaten Nisel. Rp 31.164.308.000.
21. Kabupaten Karo. Rp 20.015.336.000.
22. Kabupaten Nias. Rp 20.122.796.000.
23. Kabupaten Tobasa. Rp 109.470.922.000.
24. Kabupaten Samosir. Rp 14. 312.620.000.
25. Kabupaten Humbang Hasundutan. Rp 41.080.328.000.
26. Kabupaten Batubara. Rp 55.713.236.000.
27. Kabupaten Palas. Rp 36.807.264.000.
28. Kabupaten Paluta. Rp 121.536.412.000.
29. Kabupaten Labura. Rp 124.926.140.000.
30. Kabupaten Labusel. Rp 40.768.480.000.
31. Kabupaten Nias Utara. Rp 3.557.916.000.
32. Kabupaten Nias Barat. Rp 2.093.788.000.
33. Kabupaten Gunung Sitoli. Rp 14.287.423.000.

Tetapi yang disalurkan untuk , belanja bantuan keuangan kepada Kabupaten/ Kota Tahun Anggaran 2013 yakni:

1. Kota Medan. Rp 10.728.800.000.
2. Kota Binjai. Rp 92.929.440.000.
3. Kota Tebing Tinggi. Rp 90.734.044.000.
4. Kota Pematang Siantar. Rp 36.420.440.000.
5. Kota Sibolga. Rp 50.781.230.000.
6. Kota Tanjung Balai. Rp 50.781.230.000.
7. Kota Padang Sidempuan. Rp 58.204.048.000.
8. Kabupaten Deli Serdang. Rp 14.427.836.000.
9. Kabupaten Deli Serdang. Rp 14.427.836.000.
10. Kabupaten Serdang Bedagai. Rp 14.427.836.000.
11. Kabupaten Labuhan Batu. Rp 91.523.560.000.
12. Kabupaten Dairi. Rp 21.068.344.000.
13. Kabupaten Asahan. Rp 425.662.350.000.
14. Kabupaten Pakpak Barat. Rp 19.867.720.000.
15. Kabupaten Simalungun. Rp 70.493.714.000.
16. Kabupaten Tapanuli Utara. Rp 78.252.244.000.
17. Kabupaten Tapanuli Tengah. Rp 197.339.350.000.
18. Kabupaten Tapanuli Selatan. Rp 89.291.238.000.
19. Kabupaten Madina. Rp 79.975.772.609.
20. Kabupaten Nisel. Rp 52.120.904.000.
21. Kabupaten Karo. Rp 76.374.868.000.
22. Kabupaten Nias. Rp 2.986.398.000.
23. Kabupaten Tobasa. Rp 167.846.586.000.
24. Kabupaten Samosir. Rp 3.673.810.000.
25. Kabupaten Humbang Hasundutan. Rp 45.328.664.000.
26. Kabupaten Batubara. Rp 151.851.502.000.
27. Kabupaten Palas. Rp 55.811.132.000.
28. Kabupaten Paluta. Rp 169.888.206.000.
29. Kabupaten Labura. Rp 211.838.370.000.
30. Kabupaten Labusel. Rp 61.284.240.000.
31. Kabupaten Nias Utara. Rp 25.716.458.000.
32. Kabupaten Nias Barat. Rp 1.321.894.000.
33. Kabupaten Gunung Sitoli. Rp 11.693.716.000.

Dalam hal ini kata Arief pihaknya telah melaporakan dugaan penyimpangan penyaluran dana BDB tersersebut ke KPK. ”Kita memeinta KPK agar bekerja secara propesonal dalam menangani kasus tersebut,” ujar Arief. Ketua LSM GETAR  tersebut juga meminta agar KPK segera memeriksa Gatot Pujo Nugroho terkait dugaan kasus penyimpangan dana BDB tersebut.

Aktivis ’98 Irwan Daulay yang juga pemuda Madina penggiat anti korupsi juga menyebutkan agar KPK  pengusut tuntas terkait dugaan penyimpangan dana BDB di Sumut.

“Informasi yang beredar banyak kepala daerah yang memberikan pelicin sebesar 5 sampai 7 persen dari Dana Bantuan Daerah Bawahan(DBD) yang dicairkan oleh Pemprov Sumut. Kalau ini serius diungkap oleh KPK, maka akan banyak kepala daerah dan walikota yang tertangkap oleh KPK dan Sumut bakal facum of power,” tegas Irwan Daulay.

Editor: AGUS UTAMA
(dat06/wol)




WARTA KARTUN

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment