Saturday, 01 June 2013 12:09    PDF Print E-mail
Perda tentang alokasi dana CSR dinilai penting
Warta

IRWAN SIREGAR
WASPADA ONLINE


MEDAN – Anggota DPRD Sumatera Utara, mewacanakan rencana pembuatan Peraturan Daerah (Perda) tentang jumlah dan alokasi dana tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan sekitarnya atau biasa disebut dengan coorporate social responsibility (CSR)

"Ia, ada wacana akan membuat Perda CSR untuk melakukan save up kerja," kata Ketua Komisi C DPRD Sumut, Zulkarnaen, hari ini.

Dijelaskan, wacana itu telah dibahas sebelumnya, saat rapat dengar pendapat (RDP) soal transparansi  alokasi dana CSR dengan Bank Mega dan Bank CIMB Niaga wilayah Sumut di ruang rapat Komisi C.

Fungsi Perda tersebut, untuk melakukan kontrol terhadap alokasi dana CSR, karena selama ini alokasi dana CSR yang dialokasikan belum pada tempatnya, seperti perusahaan yang bergerak di suatu daerah tetapi CSR nya dialokasikan ke daerah yang lain.

"Ya itu tadi, yang kita lihat di perusahaan yang bergerak di suatu daerah tetapi CSR nya dialokasikan ke daerah yang lain, sehingga kita minta ada pengaturan sebagai payung hukumnya," tambah Zulkarnaen.
 
Disebutkan, seperti jumlah dana CSR yang dikucurkan oleh Bank Mega senilai Rp5 miliar pada tahun 2012, dialokasikan untuk rumah anak Madani di Jalan Medan-Marelan Kabupaten Deli Serdang dan  kegiatan sosial pada bulan Ramadhan.

Sementara itu, Bank CIMB Niaga tidak bisa menjelaskan secara keseluruhan kucuran dana CSR mereka, karena besarnya jumlah kebijakan kucuran dana CSR tersebut, tergantung kebijakan dari Bank Sentral CIMB Niaga di Jakarta,

Namun selama ini, Bank CIMB Niaga di daerah melakukan program rutin melalui dana CSR, seperti program sejuta buku, penyaluran anak yatim piatu dan safari ramadhan dengan besaran dana Rp20 juta per kegiatan.

Editor: SASTROY BANGUN
(dat03/wol)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment