Friday, 31 May 2013 14:21    PDF Print E-mail
Mengapa masyarakat sipil perlu wajib militer?
Warta
WASPADA ONLINE

JAKARTA - Komisi I DPR sedang membahas RUU Komponen Cadangan Negara. Dalam RUU tersebut mengatur soal pendidikan militer bagi masyarakat sipil.

"Statusnya RUU Komponen Cadangan Negara itu masih pembahasan tingkat satu, tapi pandangan yang berkembang sebaiknya RUU Komponen Cadangan ini menunggu RUU Keamanan Nasional selesai karena sama soal ketahanan negara," ujar Ketua Komisi I DPR, Mahfudz Siddiq di Gedung DPR, Senayan, hari ini.

Mahfudz menjelaskan, RUU Komponen Cadangan Negara mengatur soal pendidikan militer bagi masyarakat sipil. Nantinya akan ada perekrutan militer dari masyarakat sipil di luar rekrutmen resmi di TNI.

Dia mengatakan, munculnya RUU Komponen Cadangan Negara didasari atas keterbatasan jumlah personil TNI. Efisiensi Sumber Daya Manusia (SDM) yang aktif lebih kecil daripada jumlah SDM yang pensiun.

"Pandanganya ke depan postur militer semakin efesien dari segi SDM jadi sudah banyak mengandalkan teknologi. Jadi ke depan itu efesien SDM akan semakin menyusut. Sehingga jumlah yang pensiun itu lebih banyak daripada yang aktif," ungkapnya.

Meski begitu, hingga saat ini belum ada perkembangan lebih lanjut soal pembahasan RUU Komponen Cadangan Negara tersebut di Komisi I DPR.
(dat06/inilah)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment