Wednesday, 29 May 2013 17:14    PDF Print E-mail
Kartu penerima BLSM dikirim 6 Juni
Ekonomi & Bisnis
WASPADA ONLINE

JAKARTA - Sebanyak 15,5 juta masyarakat yang akan menerima kompensasi kenaikan BBM akan diberikan kartu. Rencananya kartu akan dikirim 6 Juni 2013.

Sekretaris Eksekutif Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) Bambang Widianto mengatakan, kartu berbentuk kartu kredit itu merekam semua data penerima bantuan.

Total kartu yang akan diberikan untuk 15,5 juta rumah tangga. Bagi yang menerima kartu ini maka akan mendapatkan bantuan Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM), Bantuan Siswa Miskin (BSM), Beras untuk Rakyat Miskin (Raskin) dan Program Keluarga Harapan (PKH).

Bambang menjelaskan, penggunaan kartu ini untuk mengurangi salah targetnya pemberian bantuan. Dia mengakui, pemberian kompensasi BBM sebelumnya memang tidak tepat sasaran. Hal ini terjadi karena kurangnya koordinasi antara kementerian.

"Dengan pengiriman kartu ini, maka kita akan tahu data konkret masyarakat yang berhak menerima kompensasi kenaikan BBM," katanya, har ini.

Deputi Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Penanggulangan Kemiskinan Setwapres RI itu menyatakan, PT Pos Indonesia yang bertugas mengirimkan kartu ini secara langsung. Adapun yang menjadi koordinator keseluruhan dalam pembagian dana kompensasi ini adalah Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono. Untuk program BSM akan langsung ditangani Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) dan dibagikan melalui sekolah masing-masing.

Menurut dia, untuk Raskin pemerintah akan menaikkan kuotanya dari 12 kali sebulan menjadi 15 kali sebulan. Lalu untuk PKH, ujarnya, satuan biayanya akan dinaikkan dari Rp1,4 juta per keluarga menjadi Rp1,8 juta per keluarga. Sedangkan BLSM untuk sasaran 15 juta rumah tangga akan menerima Rp150 ribu per bulan. BLSM akan diberikan untuk lima bulan dengan periode pembayaran dua kali.

Yakni yang pertama per dua bulan sekali dan terakhir per tiga bulan sekali. Sedangkan sasaran BSM yang awalnya untuk delapan juta siswa dinaikkan menjadi 18 juta siswa di sekolah negeri dan madrasah.

"Jika tepat sasaran, empat kompensasi ini akan mensejahterakan mereka meski BBM naik," terangnya.
(dat06/okz)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment