Wednesday, 22 May 2013 09:13    PDF Print E-mail
PNS dan polisi istimewakan sidang Rahudman
Warta
WASPADA ONLINE

MEDAN -  Dalam 3 kali  persidangan terdakwa korupsi APBD Tapanuli Selatan 2005, Rahudman Harahap yang juga Walikota Medan nonaktif mendapatkan catatan buruk dari Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Sumut.

Menurut FITRA seperti disampaikan Koordinator FITRA Sumut Rurita Ningrum, ada t catatan penting dalam persidangan Rahudman di pengadilan Tipikor Medan.

Yakni, kehadiran PNS dengan mengenakan pakaian dinas lengkap, penjagaan aparat kepolisian yang terlalu istimewa serta pengerahan massa dari ormas kepemudaan dan kemacetan lalu lintas di sekitar lokasi Pengadilan Tipikor Medan.

Dikatakan, pengerahan PNS Pemko Medan untuk menyaksikan persidangan Rahudman adalah sebagai bentuk tekanan terhadap persidangan padahal PNS bukan digaji Rahudman.

"Kami selaku warga sangat mengecam kehadiran mereka karena telah melalaikan tugasnya. Mereka digaji oleh uang rakyat bukan oleh saudara Rahudman," ujar Ruri.

Dari 3 kali sidang rahudman, kehadiran PNS selalu mewarnai persidangan. Akibat kehadiran para PNS tersebut, pengamanan oleh polisi ekstra ketat oleh Satuan Polri termasuk Satuan Polisi Pamongpraja.


"Hal ini jelas mengganggu kegiatan Pengadilan Negeri Medan dalam menjalankan tugas melayani publik, termasuk terhentinya sidang-sidang perkara lainnya ketika sidang perkara korupsi dengan saudara Rahudman Harahap sebagai terdakwa," katanya.

Terjadinya pengerahan massa yang terdiri atas aparatur Pemerintah Kota Medan dan organisasi massa kepemudaan juga telah menimbulkan kemacetan.

"Kondisi tersebut telah mengganggu kelancaran ekonomi yang berdampak pada kerugian sosial yang lebih besar," tandasnya.

Penjagaan polisi yang selalu ketat juga berdampak kepada pengunjung PN Medan yang  gedungnya bersamaan dengan pengadilan Tipikor Medan juga menggangu warga lain yang hendak berurusan.
(dat16/wol)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment