Tuesday, 21 May 2013 14:42    PDF Print E-mail
Kasus Briptu Rani janga terulang lagi
Warta
WASPADA ONLINE

JAKARTA - Mabes Polri akan memperketat penertiban etika dan disiplin agar kasus anggota Polres Mokokerto Briptu Rani Indah Yuni Nugraeni tidak terulang.

"Yang penting penertiban etika dan disiplin anggota harus ada tindakan supaya jadi contoh bagi yang lain,"ungkap Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Suhardi Alius kepada wartawan, hari ini.

Ditanya apakah pelaku penyebaran foto syur Rani juga akan dikejar, Suhardi menegaskan hal itu tidak menjadi prioritas polri. "Itu tidak menjadi prioritas kita," ucapnya.

Sebagaimana diberitakan, Anggota Polres Mojokerto Briptu Rani Indah Yuni Nugraeni masuk daftar pencarian orang (DPO).

Briptu Rani tidak terlibat kasus pidana. Polwan berparas cantik itu meninggalkan tugasnya di bagian perencanaan polres selama tiga bulan.

Briptu Rani sempat dikabarkan membawa uang operasional. Kabar tersebut dibantah Kasubag Humas Polres Mojokerto, AKP Lilik Achiril Ekawati.

"Dia (Briptu Rani, red) masuk DPO kita bukan karena membawa uang operasional tapi murni karena pelanggaran disiplin yang dilakukannya," ungkapnya.

Foto syur yang menyebar di jejaring sosial, juga bukan penyebab Briptu Rani masuk DPO Polres Mojokerto.
(dat06/inilah)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment

Warta Terkait: