Sunday, 19 May 2013 20:51    PDF Print E-mail
Reformasi Indonesia gagal total
Warta

WASPADA ONLINE

JAKARTA - Rezim politik pasca reformasi 1998 dinilai belum berpihak kepada kepentingan nasional. Masih banyak masalah yang hingga kini belum diselesaikan pemerintah yang berkuasa.

Mantan aktivis Forum Komunikasi Senat Mahasiswa Jakarta (FKSMJ) Lutfi Nasution menjelaskan, setidaknya ada beberapa masalah krusial yang dihadapi bangsa Indonesia pasca runtuhnya rezim diktator Soeharto.

Yakni, Indonesia masih dililit hutang mencapai Rp 2.400 triliun atau USD 251.200 juta, pihak asing yang masih mendominasi sektor perekonomian sebesar 50,6 persen hingga 75 persen seperti sektor perbankan dan kekayaan mineral, serta tingginya kasus korupsi yang melibatkan birokrasi pemerintahan dan parlemen.

join_facebookjoin_twitter

"Berdasarkan laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), sejak 2003 hingga semester I 2011 ada 305 dugaan korupsi dengan kerugian sebesar Rp 33 triliun. Indonesia hanya memperoleh skor tiga dari maksimal 10 dalam hal pemberantasan korupsi. Ini artinya tingkat korupsi di Indonesia cukup memprihatinkan," kata Lutfi usai jumpa pers bertema '15 tahun Reformasi dan Konsolidasi' di restoran Bakoel Koffie, Cikini Jakarta, hari ini.

Dia menambahkan, skandal megakorupsi seperti BLBI dan bailout Bank Century juga terbengkalai. Padahal, salah satu agenda reformasi 98 adalah melakukan pemberantasan korupsi.

Menurut Lutfi, persoalan kemiskinan di Indonesia juga belum ada perubahan sejak 1998 lalu. Di mana saat ini angka penduduk miskin menjadi 14.80 persen hingga 2009, dan angka pengangguran mencapai 22,22 persen.

"Pemiskinan struktural adalah biang keladi kemiskinan ini belum bisa teratasi," katanya.

Lebih jauh, kata Lutfi yang juga Ketua Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN), implementasi demokrasi Indonesia cenderung liberal. Hal ini terlihat dari tingginya biaya pemilu, seperti pada 2009 yang mencapai Rp 49,7 triliun. Mahalnya ongkos politik ini ditengarai menjadi penyebab lahirnya koruptor-koruptor baru.
(dat03/rmol)



WARTA KARTUN

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment