Thursday, 16 May 2013 15:04    PDF Print E-mail
KPK geledah kantor Surung Panjaitan
Warta

IRWAN SIREGAR
WASPADA ONLINE


MEDAN – Sejumlah tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali ke Medan, dan melakukan penggeledahan kantor tersangka Surung Panjaitan di Jalan Bima Sakti Kecamatan Medan Petisah, hari ini.

Penggeledahan ini merupakan pengembangan penyelidikan kasus suap senilai Rp1 miliar, terkait proyek alokasi dana bantuan dari pemerintah provinsi Sumatera Utara yang melibatkan Bupati Mandailing Natal, Hidayat Batubara.

Sekitar pukul 14.00 WIB, tampak sejumlah 10 orang yang tergabung dalam tim KPK tiba di kantor dan masih bekerja hingga sore ini. Sebelum penggeledahan tim KPK terlebih dahu memberi tahukan kepada Kepala Lingkungan 17, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Karim.

Kepada wartawan, Karim mengaku dirinya dipanggil oleh petugas KPK di rumahnya dan menjelaskan akan melakukan penggeledahan rumah yang berlantai 2, yang sudah jadi kantor.

“Rumah yang bertingkat dua ini dipergunakan Surung Panjaitan sebagai kantor perusahaannya. Tetapi dia tidak dapat memastikan kantor perusahaan apa, sebab ada beberapa perusahaan yang dimiliki Surung,” kata Karim. Berdasarkan pantauan Wartawan kantor milik Surung Panjaitan tersebut tidak dipasang plang.

Seperti diketahui Surung Panjaitan merupakan salah satu dari tiga orang yang ditangkap KPK dalam operasi di Medan. Dua lainnya yakni Bupati Mandailing Natal, Hidayat Batubara dan Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Mandailing Natal, Khairil Anwar.

Surung diduga memberikan uang suap untuk kepentingan mendapatkan proyek yang bersumber dari dana Bantuan Daerah Bawahan (BDB). Ketiganya sudah dibawa ke kantor KPK di Jakarta pada Rabu kemarin berikut barang bukti uang sekitar Rp1 miliar. Diduga kuat kedatangan KPK ke kantor Surung untuk kembali mengumpulkan bukti-bukti.

Editor: SASTROY BANGUN
(dat03/wol)

 

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment