Tuesday, 14 May 2013 22:33    PDF Print E-mail
Pelantikan Gubernur Sumut 17 Juni
Warta
WASPADA ONLINE

MEDAN – Jadwal pelantikan gubernur dan wakil gubernur Sumatera Utara terpilih periode 2013-2018 diundur menjadi 17 Juni 2013 disebabkan untuk menghindari hari libur sebagaimana rencana awal.

“Awalnya tanggal 16 Juni, tetapi ketepatan hari Minggu, akhirnya diundur menjadi 17 Juni,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut Surya Perdana di Medan, hari ini.

join_facebookjoin_twitter

Menurut dia, rencana pengunduran jadwal pelantikan gubernur dan wakil gubernur terpilih didapatkan melalui koordinasi dengan DPRD Sumut.

Pengunduran jadwal pelantikan tersebut diyakini tidak akan menimbulkan permasalahan yang berarti karena tidak memiliki jarak yang terlalu jauh dari rencana semula.

Pengunduran jadwal tersebut juga tidak memerlukan kebijakan adanya pelaksana harian gubernur Sumut.
“Tidak perlu karena jaraknya, hanya satu hari,” kata Surya.

Pihaknya telah mengirimkan seluruh dokumen dan berkas mengenai hasil pilkada yang dilaksanakan pada 7 Maret tersebut ke DPRD Sumut.

Seluruh dokumen dan berkas tersebut dikirim guna diproses untuk menentukan jadwal pelantikan setelah selesainya gugatan ke Mahkamah Konstitusi.

Dengan penyerahan seluruh berkas dan dokumen tersebut, maka proses pelantikannya menjadi kewenangan DPRD Sumut, termasuk dalam menentukan pihak yang diundang dalam pelantikan itu. “Kami (KPU) pun datang sebagai undangan,” kata Surya.

Menurut catatan, pilkada Sumut pada 7 Maret 2013 dimenangkan pasangan Gatot Pujo Nugroho-Erry Nuradi dengan peraihan 1.604.337 suara atau 33 persen.

Pasangan nomor urut lima itu mengalahkan pasangan Gus Irawan-Soekirman (nomor urut 1) yang meraih 1.027.433 suara atau 21,13 persen dan Effendi Simbolon-Jumiran Abdi (nomor 2) yang meraih 1.183.187 suara atau 24,34 persen.

Pasangan nomor urut tiga Chairuman Harahap-Fadly Nurzal meraih 452.096 suara atau 9,30 persen, dan pasangan nomor urut empat Amri Tambunan-RE Nainggolan mendapatkan 594.414 suara atau 12,23 persen.

Hasil rekapitulasi akhir penghitungan suara itu ditolak pasangan Effendi Simbolon-Jumiran Abdi dan Gus Irawan-Soekirman dengan mengajukan gugatan ke MK. Namun dalam persidangan, MK menolak gugatan tersebut.
(dat06/antara)




WARTA KARTUN

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment