Wednesday, 08 May 2013 10:12    PDF Print E-mail
BPS Sumut klaim angka kemiskinan menurun
Warta
IRWAN SIREGAR
WASPADA ONLINE


MEDAN - Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara (BPS Sumut),  mengklaim angka kemiskinan di daerah Sumut mengalami penurunan setiap tahunnya.

Hal ini dikatakan Kepala BPS Sumut, Suharno sewaktu memaparkan jumlah dan persentase penduduk miskin, indeks kedalaman kemiskinan, indeks keparahan kemiskinan serta garis kemiskinan Sumut tahun 2007-2012 di Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi A DPRD Sumut, hari ini.

Berdasarkan data tersebut jumlah kemiskinan di kota lebih rendang dibandingkat desa. Dimana jumlah penduduk di desa dan kota pada Maret 2009 sebanyak 1.499,7 ribu orang (11,5%), Maret 2010 sebanyak 1.490,9 ribu orang (11,3%), Maret 2011 sebanyak 1.481,3 ribu orang (11,3%), Maret 2012 sebanyak 1.407,2 ribu orang (10,67%) dan September 2012 sebanyak 1.379,4 ribu orang (10,41%).

Namun, Suharno enggan menyebutkan daerah kabupate/kota yang memiliki jumlah penduduk yang paling tinggi angka kemiskinan. "Datanya ada tapi ditempat saya, maklum banyak data yang harus saya kerjakan," kata Suharno kepada wartawan.

Dijelaskannya penduduk miskin bukan lagi rakyat maupun keluarga miskin. Melainkan berdasarkan pengeluaran yang digunakan keluarganya memenuhi kebutuhan hidup. Sehingga keluarga yang diberikan pemerintah bantuan melalui berbagai program berdasarkan pengeluaran keluarga yang paling sedikit.

"Secara mikro dihitung dari 40 persen pengeluaran yang paling sedikit. Kemudian di diberikan bantuan yang dinilai mampu untuk memebuhi kebutuhan mereka," katanya.

Editor: SASTROY BANGUN
(dat16/wol)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment