Tuesday, 07 May 2013 14:16    PDF Print E-mail
Pilkada serentak dilakukan 2015
Warta

 

WASPADA ONLINE

JAKARTA - Pemilihan umum kepada daerah di seluruh Indonesia akan dilaksanakan serentak pada tahun 2015. Rencana tersebut telah disepakati oleh Komisi II DPR RI yang membidangi tentang pemerintahan dalam negeri.

"Jadi kan begini ya, memang sudah berkembang dan kelihatannya banyak disepakati oleh Pemerintah dan Komisi II DPR bahwa Pilkada serentak itu akan dilaksanakan pada tahun 2015 bagi 279 Kabupaten/Kota. Dan kemudian Pilkada serentak akan dilaksanakan di periode 2018, 2018 itu ada sekitar 244 Pilkada," ujar Kepala pusat penerangan kementerian dalam negeri (Kapuspen Kemdagri) Reydonnyzar Moenek usai memberikan keterangan pemerintah dalam kasus pemecatan Panwaslu DKI di gedung Mahkamah Konstitusi, hari ini.

Reydonnyzar menambahkan bagi 279 bupati/wali kota yang habis masa jabatannya pada tahun 2014 atau 2016 dan 2017, maka bupati atau wali kota tersebut akan di penjabatkan (PJ) sampai pilkada serentak dilaksanakan.

"Bagi yang 279 itu bagi mereka-mereka yang akan berakhir di 2014, maka bisa saja mereka diangkat di penjabatkan di 2015 jadi satu tahun. Sedangkan bagi mereka yang berakhir di 2016 dan 2018 nanti baru di PJ kan selama satu hingga dua tahun dan nanti pemilihan kepala daerah secara serentak itu di 2018," paparnya.

"Jadi 2015 ada 279 Pilkada, dan 2018 itu ada 244 Pilkada semata-mata menjamin efisiensi dan efektifitas dan penyederhanaanlah kira-kira begitu," tambahnya.

Mengenai dasar hukum bagi pelaksanaan Pilkada serentak tersebut, Reydonnyzar mengatakan pihaknya bersama komisi II DPR RI akan membahas dan merencanakan hal tersebut lebih lanjut. "Payung hukumnya ini sedang kita rumuskan, artinya apakah nanti RUU (rancangan undang-undang) Pemerintahan Daerah apakah nanti di RUU Pemilihan Kepala Daerah, itu yang nanti kita ini kan (bahas)," kata dia.
(dat03/inilah)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment