Saturday, 04 May 2013 20:08    PDF Print E-mail
Pedagang dipungli, ngadu ke anggota dewan
Warta
WASPADA ONLINE

MEDAN - Sekitar 1.799 pedagang Pusat Pasar Jalan Sei Kera Medan mengeluh dan mengaku di pungli (pungutan liar) oleh pihak Kelurahan Sidodadi dan Pandau Hilir dengan dalih uang Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) serta uang kebersihan.

Pungli ini sudah berlangsung lama, dimana pedagang wajib membayar Rp2 ribu untuk LPM dan Rp2 ribu biaya kebersihan per-hari. Adanya kutipan tersebut pedagang merasa terbebani dan mempertanyakan peruntukan dana dimaksud.

Keluhan ini disampaikan R Panggabean mewakili pedagang pusat pasar saat pelaksanaan reses ke I Tahun 2013 anggota DPRD Medan, Roma Parulian Simaremare di Jalan Sei Kera Kelurahan Sidodadi Medan Timur. Melalui R Panggabean, pedagang  mempertanyakan penggunaan dana LPM dan uang kebersihan yang dikutip selama ini.

Sementara sesuai aturan, kutipan uang LPM hanya dibebankan kepada warga Kelurahan setempat. Pada hal pedagang di Sei Kera bukanlah seluruhnya warga Kelurahan Sidodadi dan Pandau Hilir melainkan hanya berdagang di pusat pasar. “Kami mempertanyakan penggunaan dana LPM yang dikutip dari pedagang, dikemanakan uang sekitar Rp100 juta per bulan itu”, tanya Panggabean.

Kutipan terhadap pedagang bukan itu saja, namun petugas kebersihan juga melakukan kutipan sebesar Rp2 ribu per hari dari pedagang. Pantas saja pedagang menuding dana tersebut disalahgunakan, karena sampah ditempat mereka Jl Sei Kera tidak dibersihkan.“Kami mempertanyakan kemana penggunaan dana kebersihan itu, karena  masalah kebersihan di pusat pasar belakangan ini kurang diperhatikan,” ujar Panggabean seraya menambahkan kutipan terhadap pedagang bukan hanya disitu saja, tetapi harus membayar Rp1000 / hari untuk retribusi kepada PD Pasar.

Editor: SASTROY BANGUN
(dat16/rilis)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment