Thursday, 02 May 2013 17:23    PDF Print E-mail
Dirut PDAM Tirtanadi resmi ditahan
Warta
RIDIN
WASPADA ONLINE


MEDAN – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) hari ini resmi melakukan penahanan terhadap Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi Azzam Rizal terkait dugaan korupsi di tubuh perusahaan BUMN yang dipimpinnya tersebut.
 
Sampai saat ini Azzam Rizal masih berada di gedung Ditreskrimsus menunggu persiapan polisi memasukkan Dirut Tirtanadi tersebut ke dalam sel tahanan. Beberapa orang petugas Dokes Polda Sumut tampak masuk ke gedung Ditreskrimsus guna memeriksa kesehatan Dirut Tirtanadi itu.

join_facebookjoin_twitter

Azzam Rizal datang ke Polda Sumut sejak pukul 09.00 WIB pagi tadi dengan didampingi penasehat hukumnya.

Azam diduga melakukan korupsi  voucer penagihan rekening air PDAM Tirtanadi tahun 2012 dan voucer pengeluaran kas dari Koperasi Karyawan PDAM Tirtanadi, yang merugikan negara mencapai Rp.6,3 miliar lebih.

“Azzam hari ini resmi kita tahan karena sudah ada dua alat bukti yang mendukung yakni dokumen dan saksi-saksi, " ujar Direktur Reskrimsus Sadono Budi Nugroho sore ini.

Pihaknya juga lanjut Sadono masih  menunggu audit dari BPKP guna menghitung kerugian negara terkait kasus tersebut. “Kita memang masih menunggu hasil audit BPKP, tetapi karena alat bukti sudah cukup dan demi kelancaran proses hukum beliau hari ini kita tahan, " ujar Sadono.

Sebelmnnya Bareskrim Mabes Polri juga telah menerbitkan pencekalan terhadap terduga kasus korupsi PDAM Tirtanadi Medan, Sumatera Utara, Dirut PDAM Tirtanadi Azzam Rizal selama waktu enam bulan kedepan.
 
Sesuai surat pencekalan yang diterbitkan Polri yang diteken Kabareskrim Mabes Polri Komjen Sutarman atas permintaan Kapolda Sumut No: R/349/III/2013 Reskrimsus tanggal 13 Maret 2013 perihal permohonan pencegahan keluar negeri atas nama Azzam Rizal, Ashari Pasaribu, Irwansyah Siregar, Subdarkan Siregar dan Suyamto.
 
Azzam adalah Dirut PDAM Tirtanadi, Ashari Pasaribu, rekanan PDAM Tirtanadi, Irwansyah Siregar dan Subdarkan Siregar keduanya pegawai PDAM dan Suyamto pegawai koperasi karayawan PDAM Tirtanadi Medan.
 
Kelimanya terduga korupsi penerbitan voucher penagihan rekening air PDAM Tirtanadi Sumut tahun 2012 senilai Rp 2.289.845.995.

Editor: AGUS UTAMA
(dat18/wol)



WARTA KARTUN

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment