Thursday, 02 May 2013 09:17    PDF Print E-mail
Mengapa May Day jadi libur nasional?
Warta
WASPADA ONLINE

JAKARTA - Menteri Tenaga Kerja dan Tranmigrasi Muhaimin Iskandar mengatakan penetapan tanggal 1 Mei sebagai Hari Libur Nasional dapat memaksimalkan perayaan Hari Solidaritas Buruh International (Mayday).

“Kita sambut gembira keputusan Presiden SBY yang menetapkan 1 Mei sebagai Hari Libur Nasional. Ini merupakan kado bagi para pekerja/buruh yang sedang merayakan Mayday sehingga nantinya pengusaha dan pekerja dapat memperingatinya dengan baik, kata Menakertrans Muhaimin Iskandar dalam keterangan pers Pusat Humas Kemnakertrans di Jakarta, tadi malam. Penetapan tersebut melalui pengumuman Presiden SBY saat melakukan kunjungan kerja ke pabrik PT Maspion dan PT Unilever di Jawa Timur.

Selain melakukan peninjauan fasilitas pabrik di kedua perusahaan tersebut, Presiden SBY yang didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono beserta rombongan pun melakukan pertemuan dengan pekerja/buruh dan makan siang bersama buruh.

Presiden SBY berharap para buruh bisa memanfaatkan momentum tersebut untuk berbagai kegiatan positif. Indonesia menjadi negara kesembilan di ASEAN yang menetapkan Mayday sebagai hari libur nasional. Seperti diketahui, sebelumnya hanya Indonesia dan Brunei Darussalam saja yang belum menetapkan Mayday sebagai hari libur.

Lebih lanjut, Muhaimin mengatakan pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk mewujudkan peningkatan kesejahteraan pekerja/buruh di Indonesia. Caranya dengan tetap memperhatikan kepentingan pengusaha agar proses produksi dan perekonomian tetap berjalan.

“Upah layak merupakan faktor penting bagi kesejahteraan buruh. Namun hal ini harus diimbangi dengan produktivitas pekerja sehingga proses produksi perusahaan terus berlangsung dan ancaman PHK tidak akan terjadi, kata Muhaimin.
(dat06/inilah)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment