Monday, 29 April 2013 22:31    PDF Print E-mail
Gubsu tak tahu sidang Rahudman
Warta
IRWAN SIREGAR
WASPADA ONLINE


MEDAN – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan akan menggelar sidang perdana terhadap terdakwa mantan Sekretaris Tapanuli Selatan (Tapsel), Rahudman Harahap pada Jumat (3/5) yang dimulai pukul 09.00 WIB.
 
“Berkas perkara atas nama Rahudman Harahap sudah  masuk ke pengadilan Tipikor Medan dengan nomor register  perkara 51/Pid.Sus.K/2013/PN-Medan. Sidang perdananya akan digelar pada 3 Mei, pukul 09.00 WIB,” kata Humas Pengadilan Negeri Medan, Ahmad Guntur kepada wartawan, hari ini.
 
join_facebookjoin_twitter

Majelis hakim menyidangkan kasus dugaan korupsi dana Tunjangan Pendapatan Aparatur Pemerintah Desa (TPPAD) senilai Rp 1,5 miliar TA 2005 langsung dipimpin Sugianto, anggota I SB Hutagalung, anggota II sebagai hakim ad hoc Kemas Johan.
 
Guntur menegaskan dipilihnya hari Jumat menjadi hari sidang tersangka Rahudman Harahap yang juga menjabat sebagai Walikota Medan merupakan permintaan Ketua Majelis. Karena hari sidang merupakan ketentuan dari ketua majelis.
 
“Terkait alasan dipilihnya hari Jumat sebagai sidang Rahudman merupakan wewenang Mejelis hakim. Barang kali tidak mengganggu persidangan, mungkin dari Senin-Kamis banyak,” kata Guntur.
 
Namun, Guntur enggan menyebutkan pasal yang menjerat Rahudman. “Saya belum baca isi berkas atas nama  Rahudman,” tambahnya.

Empat hari menjelang diadili sebagai terdakwa perkara korupsi, Rahudman Harahap belum diusulkan untuk dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Walikota Medan. Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho menyatakan belum mengetahui secara formal status terdakwa Rahudman.

"Kita akan menanyakan ke pengadilan. Kita belum tahu, jadi belum bisa berkomentar," kata Gatot, hari ini.

Gatot menyatakan, meskipun nomor register perkara yang membelit Rahudman sudah beredar di media massa, Pemprov Sumut tetap perlu memastikan status itu secara formal. "Kalaupun toh sudah (teregistrasi), untuk kepastian hukum perlu salinan register itu ke pemerintah provinsi," ucapnya.

Jika sudah ada kepastian mengenai status Rahudman dari PN Medan, maka Gatot akan melaksanakan mekanisme selanjutnya.

Dia menyatakan akan menugaskan Sekdaprov Sumut untuk menanyakan dan meminta salinan ke PN Medan pada hari ini Senin (29/4), atau besok Selasa (30/4). "Kalau ada jawaban dari PN, setelah ada bukti, baru kami usulkan (penonaktifan)," ujar Gatot.

Seperti diberitakan, Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Medan sudah menetapkan majelis hakim dan jadwal sidang dengan terdakwa Rahudman Harahap, Walikota Medan. Orang nomor satu di Pemko Medan itu dijadwalkan diadili pada Jumat (3/5).

Rahudman didakwa mengorupsi dana Tunjangan Penghasilan Aparatur Pemerintah Daerah (TPAPD) Pemkab Tapanuli Selatan Tahun Anggaran 2005 itu. Dalam perkara ini, negara dirugikan sekitar Rp 1,5 miliar.

Rahudman dinilai melanggar Pasal 2 ayat (1), Pasal 3, Pasal 9 jo Pasal 18 UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Editor: AGUS UTAMA
(dat16/wol)




WARTA KARTUN

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment