Sunday, 28 April 2013 20:04    PDF Print E-mail
Geng motor tak ada habisnya
Warta
RIDIN
WASPADA ONLINE


MEDAN - Geng motor yang acap kali membuat keonaran di Kota Medan sepertinya tidak akan habis . Komplotan yang digandrungi anak muda ini seperti sering kali muncul dengan membuat keributan yang meresahkan masyarakat.

Polisi di Kota Medan pun seperti kehabisdan akal untuk memberantas komplotan geng motor tersebut walaupun bebagai car telah dilakukan baik dari meggelar razia malam dan pendekatan pembinaan di sekolah-sekolah .

join_facebookjoin_twitter

Seperti yang terjadi dini hari tadi, kelompok geng motor sempat  bentrok dengan  warga  di Simpang Jalan Bambu II/Jalan Gaharu, Medan. Tak ada korban jiwa, namun, satu sepeda motor Mio Soul milik anggota geng motor dibakar warga yang kesal dengan ulah geng motor yang tiba-tiba saja mengganggu keheningan malam.

Informasi menyebutrkan, sekelompok pemuda yang mengendarai sepeda motor datang dari arah Jalan Perintis Kemerdekaan/Jalan Gaharu. Saat melintas di Simpang Jalan Gaharu/Jalan Bambu II, kelompok geng motor tersebut membuat kerusuhan dengan menggeber-geber knalpot sepeda motornya. Warga yang saat itu sudah tenang pun memperingati kepada kelompok geng motor tersebut.

Namun, peringatan warga tak digubris justru geng motor itu datang bersama dengan rekannya yang lebih banyak dan membuat suara berisik sepeda motornya.

Warga yang sudah kesal, akhirnya tak bisa menahan emosi dan kelompok geng motor tersebut pun diserang warga. Satu anggota geng motor terjepit dan berhasil diamankan warga, namun, berhasil kabur dengan meninggalkan sepeda motornya dan memilih menumpang sepeda motor temannya. Warga yang kesal lalu membakar sepeda motor anggota geng motor tersebut. "Mereka ramai sekali dan mereka juga tadi bawa senjata tajam," kata Dika, salah pemuda warga kawasan itu.

Ditambahkannya, para anggota geng motor itu juga ada badannya tegap-tegap dan mereka membawa senjata tajam juga. "Sepeda motornya dibakar warga karena warga sudah kesal. Masalahnya sudah dinasehati malah membawa kawan dan terpaksa dilawan," bebernya.

Kanit Reskrim Polsekta Medan Timur, AKP Ridwan menuturkan, pihaknya sudah mengamankan sepeda motor yang sudah terbakar. "Kita juga sedang mengumpulkan bukti-bukti dan memintai keterangan dari warga," pungkasnya.

Menanggapi terus maraknya geng motor yang acap kali membuat onar tersebut  pemerhati Kota Medan Azhari Sinik menyebutkan polisi tidak maksimal dalam pemberantasan geng motor tersebut. Razia-razia yang dilakukan polisi hanya dilakukan bila sudah ada kejadian.

"Semestinya polisi sudah mengantisipasi sejak awal. "Di Polisi kan ada intel yang bias melacak jejak para geng motor setiap saat kemudian dilakukan pengejaran. Jadi jangan sudah kejadian baru dikejar," ujar Azhari.

Editor: AGUS UTAMA
(dat16/wol)




WARTA KARTUN

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment