Saturday, 27 April 2013 22:10    PDF Print E-mail
Pembangunan waterpark di Bumi Asri tak berizin
Warta
SASTROY BANGUN
WASPADA ONLINE


MEDAN - Terkait pengaduan keberatan warga Perumahan Bumi Asri Kelurahan Cinta Damai Kecamatan Medan Helvetia atas keberadaan pagar seng di lokasi fasilitas umum (fasum) dan mengganggu kenyamanan warga, Kepala Dinas (Kadis) Tata Ruang Tata Bangunan (TRTB) Kota Medan, Sampurno Pohan mengatakan, pihak perumahan Bumi Asri memang pernah mengajukan permohonan izin ke Dinas TRTB untuk rencana pembangunan waterpark dan swimming pool.

Namun kata Sampurno Pohan, permohonan tersebut ditolak TRTB karena lokasi yang dimohonkan merupakan fasilitas umum. “Kita tidak akan memberikan izin bangunan, karena itu merupakan fasum. Benar berdasarkan alas haknya, lahan itu adalah milik perumahan Bumi Asri, tapi tidak boleh mendirikan bangunan karena peruntukannya adalah fasum,” jelas Sampurno seraya menambahkan, sebelumnya warga mau membeli rumah di perumahan karena ada fasumnya.

Untuk itu, kata Sampurno, saat ini pembangunan sudah distanvaskan dan terkait pembongkaran pagar seng bukan tugas TRTB dengan alasan, bangunan tidak permanen. “Ada instansi lain yang berwewenang menertibkan itu. Warga pun bisa mengadukan pihak perumahan kepada yang berwajib karena terbukti merusak fasum,” ujarnya, hari ini.

Terkait Perda No 3 tahun 1999 yang menyebutkan bahwa fasum merupakan milik Pemko, Sampurna Pohan mengatakan hal tersebut memang benar. Sejalan hal dimaksud, pihaknya sudah pernah menyurati pihak perumahan supaya menyerahkan seluruh fasum ke Pemko Medan, tapi belum ada realisasinya.

Ditambahkan Sampurno, pihaknya juga meminta kepada pihak Badan Pertanahan Kota Medan supaya setiap mengeluarkan surat tanah agar menyebutkan peruntukan apa seperti fasum dan lainnya. “Jadi semua surat tanah harus berdasarkan peruntukan,” jelasnya

Editor: AGUS UTAMA
(dat18/wol)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment