Saturday, 27 April 2013 00:56    PDF Print E-mail
Daging gajah di jual bebas di Afrika tengah
Warta
WASPADA ONLINE

DAKAR - Pemburu liar gajah mengambil kesempatan di tengah kemelut di Republik Afrika Tengah untuk memburu hewan dilindungi tersebut dan menjual dagingnya secara terbuka di pasar setempat.
    
Pembunuhan gajah merupakan bagian dari peningkatan perburuan liar untuk memenuhi ketinggian permintaan gading di pasar Asia, sehingga mengancam jumlah gajah di kawasan tersebut, kata pegiat lingkungan hidup dalam pernyataannya pada Jumat.
    
Negara miskin kaya tambang tersebut mulai terjebak dalam kerusuhan pada Maret saat pemberontak menduduki ibukota negara dan menyingkirkan Presiden Francois Bozize.
    
Penjahat dan pemberontak terus berkeliaran di sebagian besar wilayah di negara terpencil tersebut.
   
Menurut organisasi penyelamat satwa liar World Wildlife Fund (WWF), kantornya di kawasan lindung Dzanga-Sangha sudah tiga kali dijarah bulan lalu. WWF sudah menarik stafnya dari kawasan tersebut.
    
"Keadaan sungguh berbahaya," kata pejabat WWF di kawasan itu Bas Huijbregts.
    
Dzanga-Sangha yang merupakan situs bersejarah dunia menurut UNESCO menjadi tempat tinggal bagi 3.400 gajah hutan, jenis gajah yang berbadan lebih kecil dibanding gajah di padang savana Afrika dengan gading yang lebih ramping dan lurus.
    
WWF mengatakan pihaknya dan organisasi lingkungan hidup lain telah menerima laporan dari petugas di lapangan mengenai pembunuhan gajah-gajah di kawasan konflik tersebut, dan menurut laporan kasus tersebut akan meningkat.
    
Delapan organisasi lingkungan hidup di lembah Kongo bertemu di Brazzavile untuk mencari jalan bagi pemerintah-pemerintah terkait mengatasi maraknya perburuan liar. Setiap tahun 20 ribu hingga 30 ribu gajah Afrika menjadi korban perburuan liar.
    
Organisasi lingkungan hidup tersebut, termasuk African Parks Network, TRAFFIC, Wildlife Conservation Society, mengimbau negara-negara Afrika untuk bekerja sama dengan China dan Thailand, dua negara Asia pengimpor gading terbesar, untuk mencari solusi atas krisis tersebut.
    
Perwakilan dari negara-negara Afrika akan bertemu minggu depan untuk membicarakan rekomendasi tersebut.
    
Selain gajah, badak juga menjadi hewan buruan yang terancam punah di kawasan tersebut karena tingginya permintaan cula badak untuk obat di Asia.
(dat06/antara)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment