Thursday, 25 April 2013 07:23    PDF Print E-mail
Mau jadi anggota DPD, harus tes narkoba dan kejiwaan
Warta
WASPADA ONLINE

JAKARTA - Syarat untuk menjadi anggota DPD saat ini semakin berat. Selain harus mengikuti tes narkoba, juga tes kejiwaan.

"Syarat memang sulit. Mungkin banyak pejabat negara yang memakai narkoba sehingga ada test narkoba dan kejiwaan. Termasuk jumlah dukungan," kata Juniwati Masjchun Sofwan anggota DPD asal Jambi di Jakarta, tadi malam.

Menurut politisi perempuan Partai Golkar itu, membludaknya caleg DPD tidak bisa dilepaskan dari kekecewaan banyak pihak terhadap ketimpangan perimbangan keuangan antara pusat dan daerah, ketimpangan UU. Dengan ditambahnya kewenangan, membuat DPD enjadi pilihan alternatif setelah citra DPR semakin menurun di mata masyarakat Indonesia secara keseluruhan.

Tak itu saja, Juniwati mengatakan, banyaknya elit parpol yang bergabung ke DPD juga dikarenakan adanya  ketentuan dari parpol seorang kader tak boleh mencalonkan lagi tiga kali akhirnya memilih menjadi caleg DPD.

"Keseksian DPD sekarang ini membuat para politisi parpol menjadi caleg DPD. Sementara disisi lain, mereka harus memperjuangkan UU yang tidak dilaksanakan di daerah. Misalnya UU Minerba yang pada kenyataannya tak memberikan kesejahteraan kepafa warga sekitar pertambangan," ujar Juniwati.

Daya tarik lainnya jelas dia, menjadi DPD tidak ada kontrol dari fraksi lazimnya yang terjadi pada anggota DPR. Dengan demikian, kata Juniwati lagi, anggota DPD lebih bebas memperjuangkan aspirasi daerah.

"Tidak ada PAW.Yang bisa mem-PAW-kan anggota DPD hanya rakyat dari dapilnya dan Tuhan," demikian Juniwati.
(dat16/republika)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment