Monday, 22 April 2013 18:12    PDF Print E-mail
Pemko Medan tambah TPS
Warta

 

WASPADA ONLINE

Medan – Pemerintah Kota Medan akan memperbanyak tempat pembuangan sampah sementara, di antaranya di lingkungan masyarakat yang bermukim di bantaran sungai dengan tujuan agar mereka tidak membuang sampah ke dalam sungai.

Wali Kota Medan Rahudman Harahap, di Medan, hari ini, usai gotong royong membersihkan sampah di bantaran Sungai Berderah, mengatakan pihaknya telah meminta kepada para kepling untuk menyediakan tempat pembuangan sampah (TPS) di lingkungan masyarakat yang bermukim di bantaran sungai.

join_facebookjoin_twitter

“TPS akan terus diperbanyak, termasuk juga dilingkungan masyarakat yang bermukim di bantaran sungai. Tidak baik jika masyarakat membuang sampah ke sungai, selain mencemari sungai, juga dapat menimbulkan penyakit bagi masyarakat,” katanya.

Gotong royong tersebut digelar dalam rangka memperingati hari Bumi yang jatuh setiap 22 April, pembersihan ini dilakukan untuk menjadikan sungai bebas dari sampah sehingga warga yang bermukim di sekitarnya terhindar dari banjir maupun penyakit.

Pada kesempatan itu, ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat yang berada di bantaran sungai agar tidak membuang sampah lagi ke dalam sungai, apalagi Pemko Medan saat ini tengah berupaya menjadi sungai bersih dari sampah.

Untuk mewujudkan harapan tersebut, menurut dia, peran serta masyarakat tentunya sangat dibutuhkan sekali, karena jika hanya mengandalkan pemerintah saja tidak akan cukup. “Jadi, melalui peringatan Hari Bumi ini, saya mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai dengan tidak membuang sampah sembarangan ke sungai,” katanya.

Sementara, Konsul Amerika Serikat untuk Sumatera, lanjutnya, Kathryn Crockart yang menggagas acara tersebut mengatakan pembersihan sungai dilakukan dalam rangka memperingati Hari Bumi.
Selain mempercantik wajah Kota Medan, lanjutnya, pembersihan sungai ini dilakukan untuk menghasilkan lingkungan hidup yang hijau dan sehat untuk generasi yang akan datang.

“Melindungi dan menjaga kelestarian lingkungan hidup sangat penting sekali. Itu sebabnya ini menjadi salah satu program Kedutaan Besar dan Konsulat Amerika di Indonesia, khususnya Medan,” katanya.

Menurut dia, di Sumatera pihaknya juga akan menerapkan beberapa program yang bertujuan untuk membantu pelestarian lingkungan hidup, salah satunya adalah program Millenium Challenge dengan nilai 600 juta dolar AS.

Program ini akan dimulai di Sumatera untuk melindungi kehutanan dan habitat yang ada seperti orang hutan maupun spesies khusus yang ada di Sumatera.

Dijelaskannya, Millenium Challenge Compact terdapat berbagai program seperti Green Forestery yakni bagaimana untuk melindungi lingkungan hidup dan dapat memberi keuntungan ekonomis kepada masyarakat Indonesia.

“Program ini sangat baru sekali dan masih dipilih kawasan mana yang akan mendapat kucuran dananya,” katanya.
(dat03/antara)



WARTA KARTUN


Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment