Sunday, 31 March 2013 18:13    PDF Print E-mail
Pungutan liar marak di sekolah
Warta
IRWAN SIREGAR
WASPADA ONLINE


MEDAN – Anggota Komisi B DPRD Medan Yahya Payungan Lubis meminta pemerintah untuk lebih serius menyikapi maraknya pengutan liar (pungli) dengan berbagai bentuk di lingkungan sekolah.

“Pungli harus disikapi serius karena akan berdampak pada mutu pendidikan dan juga memberatkan beban orang tua siswa,” kata Yahya Payungan Lubis kepada wartawan, hari ini.

Menurutnya, keberadaan Komite sekolah  sering bekerja sama dengan pihak sekolah. “Keberadaan komite sekolah sudah beralih fungsi menjadi stempel sekolah  tanpa melakukan pengawasan kepada sekolah tersebut,” katanya.

Politisi Demokrat ini menambahkan seharusnya komite sekolah bisa mengawasi penyimpangan kebijakan pihak sekolah. Namun komite ‘larut’ dalam rayuan pihak sekolah. Sehingga ketika permasalahan muncul kepermukaan, pihak sekolah berlindung dibalik komite.

“Sering kita dengar, jika pihak sekolah melakukan kutipan kepada siswa, alasannya atas persetujuan komite. Ini kan sangat disayangkan,” tambahnya.

Untuk itu, kedepan Yahya mengharapkan agar keberadaan komite sekolah dikaji ulang bahkan kalau tidak berfungsi bisa dihapuskan saja.
 
“Ada system yang salah di komite sekolah, baik masalah tugas dan fungsi maupun system perekrutannya. Jika komite harus dipertahankan, system tersebut harus dirubah total. Untuk itu butuh perhatian pengamat pendidikan demi penbingkatan mutu pendidikan yang baik dimasa mendatang,” tambahnya.
 (dat06/wol)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment