Tuesday, 05 March 2013 21:03    PDF Print E-mail
Kasus PDAM Tirtanadi tak jelas
Warta
RIDIN
WASPADA ONLINE


MEDAN - Proses penyelidikan kasus dugaan korupsi di tubuh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara (Sumut) yang dilakukan oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut semakin tidak jelas.

Direktur Utama (Dirut ) PDAM Tirtanadi Azzam Rizal sempat disebut sebagai tersangka terkait dugaan kasus Rp.2.289.645.995 pada penagihan rekening air tersebut. Tetapi kemudian kabar status tersangka Diut PDAM Tirtanadi tersebut kemudian dibantah oleh Kasubbid PID Humas Poldasu, AKBP MP Nainggolan.

join_facebookjoin_twitter

Kabar terakhir menurut MP Nainggolan, sesuai data dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Poldasu, penyidikan kasus dugaan korupsi di PDAM Tirtanadi itu  telah dilakukan dalam bentuk laporan pengaduan No: LP/ 87/ I/ 2013/SPKT-I Tanggal 13 Januari 2013.

Dimana, Azzam Rizal diduga sebagai tersangka tunggal karena melakukan tindakkan korupsi yang merugikan negara sebesar Rp.2.289.845.995 Tahun 2012. pada penagihan rekening air PDAM Tirtadani Provinsi  Sumut.

“Saat ini penyidik Tipikor tengah mendalami dugaan keterlibatan orang nomor satu di PDAM Tirtanadi tersebut sekaligus mengembangkan penyidikan,” kata MP Nainggolan.

Kendati dalam daftar hanya disebut calon tersangka Azzam Rizal, MP Nainggolan mengatakan, tidak tertutup kemungkinan ada tersangka lain sebab dalam kasus korupsi, tidak ada tersangka hanya satu orang melainkan lebih dari satu orang atau koorporasi (Bersama-sama red).

Mantan Kapolres Nisel itu mengatakan, untuk menguak kasus dugaan korupsi penagihan rekening air untuk warga Kodya Medan, Tipikor Poldasu sudah memeriksa 12 orang saksi, termasuk Ketua Koperasi Karyawan (Kopkar) PDAM Tirtanadi, Subdarkan Siregar dan oknum Dirut tersebut.

Dengan ditetapkannya calon tersangka, menurut Nainggolan, penyidikan tinggal selangkah lagi untuk menetapkan secara resmi Azam Rizal sebagai tersangka. Yaitu, menunggu hasil audit BPKP, soal  besaran kerugian negara.

“Kalau penyidik sudah menetapkan calon tersangka, berarti tinggal selangkah lagi untuk menetapkan secara resmi yang bersangkutan menjadi tersangka, yaitu hasil audit BPKP,” kata Nainggolan.

Sedangkan Direktur Reskrimsus Poldasu, Kombes  Sadono Budi Nugroho, SH, sebelumnya kepada wartawan mengatakan, jika hasil audit BPKP sudah keluar, dengan segera pihaknya akan melayangkan surat panggilan sebagai tersangka kepada Azzam Rizal untuk pemeriksaan.

“Jika hasil audit BPKP sudah keluar, kita segera panggiln Dirut PDAM Tirtanadi sebagai tersangka dan pasti kita lakukan penahanan,” kata Sadono ketika itu.

Sadono mengakui, pihaknya menetapkan Dirut PDAM Tirtanadi itu sebagai calon tersangka berdasarkan hasil penyidikan, serta keterangan saksi dan bukti  pendukung dan hasil gelar perkara.

Poldasu menyatakan, pihaknya tetap konsisten menangani kasus dugaan korupsi. Polisi juga memastikan, tetap melakukan pengusutan dan penyelidikan terhadap setiap kasus dugaan korupsi yang ditangani Poldasu.

Humas BPKP Perwakilan Sumut Efendi Damanik Humas BPKP Perwakilan Sumut saat dikonfirmasi mengatakan Polda Sumut dalam dugaan korupsi PDAM Tirtadani Provsu sudah melakukan kordinasi."Sudah kordinasi sama kita," katanya.

Kepala Bidang Investigasi Lembaga Pemantau Penyelengara Negara - Republik Indonesia (LPPN-RI) AM Damanik menyebutkan kalau Polda Sumut harus segera menetapkan tersangka kasus dugaan korupsi di tubuh PDAM Tirtanadi. Proses penanganan korupsi tersebut sudah menjkadi konsumsi publik.

”Jangan ada tebang pilih terkait kasus tersebut yang bisa mengundang asumsi masyarakat yang menilai kalau Polda Sumut telah dikondisikan terkait penanganan kasus tersebut,” ungkap AM Damanik.

Editor: AGUS UTAMA
(dat16/wol)




WARTA KARTUN

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment