Tuesday, 05 March 2013 20:10    PDF Print E-mail
Pilgubsu, pengusaha tak liburkan karyawan akan dipidana
Warta
IRWAN SIREGAR
WASPADA ONLINE


MEDAN – Dua hari menjelang Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu), Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Utara (KPU Sumut) dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mengingatkan agar seluruh instansi apapun, swasta, dan negara di Sumut untuk diliburkan karyawannya pada 7 Maret nanti.

Apabila ada perusahaan yang membangkan dengan tidak meliburkan karyawannya maka bisa pidana. Karena telah menghalang-halangi warga untuk menggunakan hak politik warga pada  Pilgubsu nanti.

“Kalau ada perusahan negeri maupun swasta yang tidak meliburkan karyawannya berarti telah melanggar aturan dan bisa dipidana,” kata Ketua KPUD Sumut, Irham Buana Nasution saat konfrensi pres di Kantor KPUD Sumut, petang tadi.

Menurutnya, hingga saat ini belum ada tanda-tanda perusahaan yang di Sumut yang tidak meliburkan karyawannya. Tetapi pihaknya akan bekerja sama dengan panwaslu untuk mengantisifasi terjadinya pelanggaran tersbut.

Tujuan peliburan pada Pilgubsu, lanjut Irhan selain melindungi hak politik warga juga untuk menekan angka golput.

Dia menyebutkan sesuai dengan undang-undang nomor 32 tahun 2004 barang siapa menghalang-halangi dan atau menghilangkan dengan sengaja hak politik warga jelas merupakan tindakan pidana maka akan di penjaran dan denda.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan Pemprovsu, Hasiholan Silaen bahwa surat peliburan perusahan negeri dan swasta merupakan keputudan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Pihaknya sudah menyampaikan hal ini kepada kabupaten/kota.

“Kita sudah sampaikan surat dari Mendagri tersebut kepada pemerintah kabupaten/kota yang kemudian mereka akan menyampaikannya kepada perusahaan negeri dan swasta di daerah masing-masing,” tambahnya.

Editor: AGUS UTAMA
(dat16/wol)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment