Tuesday, 05 March 2013 16:38    PDF Print E-mail
Pilgub, antisipasi selebaran gelap
Warta
WASPADA ONLINE

MEDAN – Ketua Desk Pilkada Provinsi Sumatera Utara, Nurdin Lubis mengajak masyarakat agar memperkuat kewaspadaan dan antisipasi terhadap munculnya selebaran gelap yang intinya memprovokasi masyarakat untuk mendiskreditkan para calon Gubernur Sumut.

Hal tersebut dikatakakan Ketua Desk melalui Kepala Badan Kesbangpol Linmas Sumut Eddy Syofian selaku Wakil Ketua Desk Pilkada Sumut pada Sosialisasi Pemilih Cerdas dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat di Gunungsitoli, hari ini.

Dihadapan pemuka Agama, pemuka adat, tokoh masyarakat, pemuda, mahasiswa dan pelajar, Ketua Desk mengajak masyarakat bersikap arif dan bijaksana jika menemukan selebaran gelap yang mendiskreditkan calon yang manapun, jangan terpengaruh atau termakan isu yang dapat memunculkan disharmoni di tengah masyarakat.

“Tidak zamannya lagi kita terpengaruh selebaran gelap. Terhadap siapapun calon itu ditujukan dalam masa tenang, jangan terpengaruh, melainkan hargai semua calon yang sudah menyampaikan visi misinya,” ujarnya pada acara yang dihadiri Putri Indonesia Intelegentia Eva Sianipar yang juga Duta Pemilih Pemula Sumut yang ikut memotivasi pemilih pemula untuk menggunakan hak pilih pada Pilgub Sumut.

Pada acara yang dihadiri Walikota Gunungsitoli Martinus Lase, Kapolres Gunungsitoli AKBP Mardiaz, Dandim Letkol Kav Rayen Obersyl, Ketua KPU Gunungsitoli Hamdan, Ketua Desk mengemukakan masa tenang harus dapat digunakan masyarakat termasuk tim sukses mendorong masyaraklat gunakan hak pilih agar tidak golput.

Kepada seluruh masyarakat termasuk di Pulau Nias diharapkan pada Masa tenang menjelang hari H menghindari kampanye terselubung maupun indikasi-indikasi negatif lainnya seperti serangan fajar yang dapat menciderai demokrasi.

Oleh karena itu, lanjutnya, masa tenang jangan digunakan untuk memprovokasi masyarakat apalagi mengedarkan selebaran gelap yang memfitnah atau memojokkan para Cagub Sumut yang dapat membakar emosi masyarakat sehingga dapat membuat suasana tidak kondusif.

“Masyarakat khususnya pemuka Agama, tokoh adat, pemuda dan lain-lain agar tidak lengah terhadap munculnya selebaran gelap tersebut,” ucap dia.

Dalam sosialisasi ini juga memberikan materi Kapolres Gunungsitoli AKBP Mardiaz mengatakan, ada sanksi pidana terhadap pihak yang melakukan kegiatan yang dapat mengganggu suasana ketertiban maupun menciderai ketentuan proses pilkada seperti kampanye terselubung, saksi tunanetra yang tak jujur, serangan fajar, mobilisasi khusus yang juga harus dicegah.

Penting juga diingatkan agar majikan memberi kesempatan pembantu rumah tangga dan bekerja di rumahnya masing-masing seperti supir untuk menggunakan hak pilih yang tidak boleh dihalangi.

Polres Gunung Sitoli juga bertekad mengawal proses pilkada berjalan baik seperti pendistribusian surat suara dan logistik lainnya hingga ke TPS-TPS.

Sementara itu Putri Indonesia Inteligentia Eva Sianipar mengimbau kepada pemilih pemula untuk tidak golput dan menggunakan hak pilih dan generasi muda jangan menyiakan hak dan kesempatan dalam memilih serta jangan apatis, tetapi optimisme untuk membangun Sumut.

Usai sosialisasi Kepala Kesbangpol Linmas Sumut H Eddy Syofian, Ketua KPU dan Kapolres Gunung sitoli serta Putri Indonesia Inteligentia Eva Sianipar seara simbolis menyebarkan sosialisasi Pilgub Sumut dalam bentuk tenda becak yang menghimbau masyarakat menyukseskan pelaksanaan Pilgub Sumut 7 Maret 2013.

Dalam kunjungan ke Pulau Nias Kepala Badan Kesbangpol juga meninjau gudang tempat penyimpanan logistik yang menurut Ketua KPU mengalami kendala jika terjadi hujan lebat dikhawatirkan ada 6 desa pada 4 kecamatan yang akan sulit mendistribusikan karena rawan banjir dan sungainya lebar.

Namun secara umum logistgik sudah sampai ke Gunungsitoli dan diharapkan hingga Rabu (6/3) sudah terdistribusi hingga ke TPS.
(dat06/wol/antara)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment