Tuesday, 05 March 2013 18:13    PDF Print E-mail
Malam ini, akankah Agus lolos di Komisi XI?
Ekonomi & Bisnis
WASPADA ONLINE

JAKARTA – Malam ini, Komisi XI DPR akan melakukan uji kelayakan terhadap calon Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo yang merupakan calon tunggal yang diusulkan Presiden SBY.

Pro kontra pencalonan Agus masih dibahas  Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

DPR masih mengkaji pencalonan Agus Martowardojo sebagai Gubernur Bank Indonesia, agar tidak terbentur dengan Undang-Undang (UU) Bank Indonesia.

Anggota Komisi XI DPR, M Ichlas El Qudsi mengatakan, anggota Komisi XI menghargai keputusan Presiden atas pencalonan tunggal Agus Martowardojo. Namun dengan pencalonan Agus untuk kedua kalinya kemungkinan dapat terbentur dengan UU Bank Indonesia, yang menyatakan wajib mengajukan calon baru.

"Ini sedang kita dalami, takutnya nanti setelah kita setujui, ada yang menggugat ke MK (Mahkamah Konstitusi) karena terpilih dengan mengabaikan UU tersebut," katanya di Jakarta, hari ini.

Adapun, pasal 41 ayat 3 Undang-Undang Nomor 3 tahun 2004 tentang Bank Indonesia. Berbunyi, jika calon Gubernur, Deputi Gubernur Senior, atau Deputi Gubernur tidak disetujui oleh DPR, Presiden wajib mengajukan calon baru.

Selain itu, El Qudsi mengatakan, Agus saat ini dikabarkan terlibat dalam kasus korupsi Proyek Hambalang. Hal ini juga menjadi poin penting yang harus diselesaikan terlebih dahulu.

"Presiden kan tahu, Agus sedang dipriksa kasus Hambalang dan ini kan butuh konsentrasi, nanti kalau dipilih bisa saja mengganggu kerja BI, apakah sebaiknya Presiden mengajukan calon lain," ucapnya.

Ditanya, akan diterima atau tidaknya oleh Komisi XI DPR, El Qudsi tidak bisa memastikannya karena terkadang di setiap fraksi berbeda pandangan atas pencalonan Agus.

"Saya lihat 50 banding 50 suaranya, tapi terkadang yang dibelakang bisa saja setuju yang selama ini hanya diam," tuturnya.

Sementara itu, Anggota Komisi XI DPR, Dolfie OFP mengatakan apat internal Komisi XI akan diwarnai sejumlah argumentasi terkait kelayakan Menteri Keuangan Agus Marto untuk menjalani fit and proper test sebagai calon Gubernur Bank Indonesia.

Menurut dia, fokus pertama pembahasan rapat internal akan mengarah pada persyaratan prosedural calon gubernur. "Kami (PDI Perjuangan) akan fokus pertama kali pada persyaratan prosedural. Apakah calon yang sudah pernah ditolak, dapat diajukan kembali," katanya..

Pada 2008, presiden pernah mencalonkan Agus Martowardojo sebagai Gubernur BI dan hasilnya DPR menolak karena tidak lulus uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test.
(dat18/inilah)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment