Tuesday, 05 March 2013 09:41    PDF Print E-mail
Anas siap buka halaman kedua
Warta
WASPADA ONLINE

JAKARTA – Kedatangan Tim Pengawas (Timwas) kasus Century ke rumah mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum tidak sia-sia. Timwas mengatakan mendapatkan banyak halaman dan kejutan baru dari Anas.
 
Anggota Timwas dari Partai Hanura Syarifudin Suding mengatakan, informasi-informasi itu belum bisa diungkap ke publik. ‘’Sekarang akan dipelajari dahulu,’’ katanya usai kunjungan di kediaman Anas di Jalan Teluk Semangka, Duren Sawit, Jakarta Timur, tadi malam.

join_facebookjoin_twitter

Menurut Syarifudin, keterangan yang diberikan oleh Anas banyak informasi-informasi yang baru terkait kasus Century. ‘’Anas akan berikan halaman dan kejutan baru,’’ kata dia.
 
Beberapa anggota Timwas Century mendatangi rumah Anas untuk bersilaturahmi sekaligus mencari keterangan mengenai kasus Century. Di antaranya yang datang ke rumah Anas, Anggota Timwas dari PKS Fachry Hamzah, Anggota Timwas dari PPP Ahmad Yani, Anggota Timwas dari Partai Hanura Syarifuddin Suding, dan  Anggota Timwas dari PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno.

Halaman kedua Anas Urbaningrum sepertinya siap dibuka. Mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu telah mengungkap data-data terkait kasus bailout Bank Century melalui Tim Kecil Pengawas Century.

"Banyak memori masa sidang yang kita ungkap kembali bersama beliau (Anas), tentu kami juga memerlukan waktu untuk mencerna yang tadi didiskusikan dan perlu verifikasi lanjutan," kata Ketua Tim Kecil Century, Fahri Hamzah.

Namun demikian, lanjut Fahri, pihaknya belum dapat menyampaikan informasi lebih lanjut  kepada publik. Sebab, hal itu atas permintaan Anas. "Banyak sekali yang penting. Sebagian besarnya banyak yang tidak bisa kita ungkap ke publik, atas permintaan beliau (Anas)," ucap politikus PKS itu.

Sebelumnya sembilan anggota Tim Pengawas (Timwas) Century menyambangi kediaman Anas Urbaningrum. Hal tersebut guna memintai keterangan, terkait aliran dana bailout Bank Century yang merugikan keuangan negara senilai Rp6,7 triliun.

Timwas membantah memanfaatkan moment mundurnya Anas dari jabatannya sebagai Ketua Umum Partai Demokrat, untuk menguak kasus Century.

"Timwas sibuk sekali. Kami tidak memanfaatkan momen pengunduran diri Anas," kata Anggota Tim Kecil Century dari Fraksi PDI Perjuangan, Hendrawan Supratikno di kediaman Anas di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, tdi malam.
(dat06/merdeka/rmol/antara/bbs)




WARTA KARTUN

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment