Wednesday, 30 January 2013 10:12    PDF Print E-mail
Tarif KA Medan-Kuala Namu mahal
Warta
SASTROY BANGUN
WASPADA ONLINE


MEDAN - DPRD kota Medan meminta PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk meninjau ulang, tarif ongkos KA dari Stasiun Besar Medan ke Kuala Namu sebesar Rp80 ribu per orang, karena dinilai terlalu memberatkan.

“Memang setiap usaha itu untuk mencari laba (untung), tetapi janganlah mencari laba itu justru memberatkan masyarakat,” sebut Ketua Komisi C DPRD Kota Medan, A Hie, di Medan, hari ini.

Kebutuhan akan pesawat udara sebagai salah satu sarana angkutan, kata politisi Partai Demokrat ini, bukanlah hal yang asing atau mewah lagi bagi masyarakat, sebab mayoritas masyarakat sekarang untuk berpergian ke luar kota selalu menggunakan angkutan udara. “Apalagi, perusahaan penerbangan sudah banyak. Jadi, masyarakat bebas memilih, tergantung harga tiket,” sebutnya.

Menurut Bendahara Fraksi Partai Demokrat ini, tarif ongkos sebesar Rp80 ribu/orang itu terlalu mahal dibandingkan dengan angkutan taxi menuju bandara. Hal ini tentunya, akan mengurangi animo masyarakat untuk menaiki KA menuju Kuala Namu, khususnya masyarakat menengah ke bawah karena akan menambah cost biaya. Sebab, kebutuhan akan pesawat udara itu bukan lagi terbatas di kalangan atas saja, tetapi sudah mencakup semua kalangan.



“Kalau 5 orang berangkat dari Stasiun Besar ke Kuala Namu, berarti ongkosnya Rp400 ribu untuk sampai ke bandara sekali jalan, kalau PP berarti Rp800 ribu. Bandingkan, kalau mereka naik taxi, paling sekitar Rp100 atau Rp150 ribu sudah sampai di bandara, dan PP paling Rp200 atau Rp300 ribu. Bayangkan, berapa selisihnya itu,” terangnya.

Di sisi lain, anggota DPRD dari Dapil V ini, mempertanyakan apa yang didapat Pemerintah Kota Medan dari tarif ongkos itu, sebab Pemko Medan sudah berinvestasi cukup besar untuk mendukung operasional Bandara Kuala Namu melalui pembangunan sky bridge.

“Dana pembangunan sky bridge itu cukup besar. Janganlah Pemko hanya mendapatkannya dari parkir saja, tapi apa yang di dapat dari tarif ongkos itu. Ini yang perlu diketahui, janganlah fasilitas itu justru menjadi beban bagi masyarakat selaku konsumen,” ujar A Hie seraya menyebutkan pihaknya (Komisi C, red) akan memanggil pihak PT KAI untuk mempertanyakan hal itu.

Seperti diketahui, stasiun Kereta Api (KA) ke Kualanamu nantinya akan seperti stasiun kereta api di luar negeri. Sebut saja seperti di Malaysia, Singapura, ataupun di Beijing. Mulai dari fasilitas kereta api hingga pelayanannya.  Karena itu, harga tiket menuju Bandara Kualanamu berkisar Rp80 ribu.

Editor: AGUS UTAMA
(dat18/wol)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment