Wednesday, 09 January 2013 21:33    PDF Print E-mail
Korupsi Gatot terus disoroti
Warta

RIDIN
WASPADA ONLINE

MEDAN – Dugaan kasus korupsi terus menyoroti Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Gatot Pujo Nugroho. Mantan Wakil Gubernur Sumut tersebut terindikasi melakukan dugaan korupsi perjalanan dinas dan temuan indikasi kerugian daerah dalam pengelolaan keuangan di Pemprov Sumut sebesar Rp 25,10 milyar pada tajun 2011.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ahmad Yani selaku kordinator aksi LSM Lembaga Penyalur Aspirasi Rakyat (Lempar), yang telah melakukan aksi unjuk rasa hari ini.

join_facebookjoin_twitter

"Kami juga  meminta penyidik Kejatisu mengusut penyelewengan penyaluran dana APBD Provinsi Sumut tahun 2011 untuk bantuan pembangunan asrama mahasiswa di Kairo, Mesir sekitar Rp 5 milyar, yang merupakan tindakan yang melanggar aturan sesuai pasal UU Nomor 32 tahun 2004 maupun Permendagri No 32 tahun 2011 tantang pedoman pemberian hibah dan bansis yang bersumber dari APBD," ujar Yani sembari menyebutkan telah beberapa kali melakukan aksi ke kantor lembaga hukum tersebut.

Lanjut Yani, LSM Lempar juga menyoroti kasus dugaan korupsi berjamaan atau penyimpangan di Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah I Medan, Sumut, yang berdasarkan hasil investigasi dilapangan tidak sesuai sertifikasi teknis, baik secara sistem maupun fisik yang bersumber dari APBN 2010 dan 2011.

"Ada juga dugaan korupsi di PDAM Tirtanadi Sumut antara lain korupsi biaya administrasi Rp 3000 per bulan yang dikenakan kepada 340 ribu pelanggan PDAM Tirtanadi yang total nilainya mencapai Rp 12 Milyar per tahun. Selain itu ada juga dugaan proyek pembangunan sumut bor di beberapa titik yang menghabiskan dana milyaran rupiah," ujarnya.

Untuk itu kita meminta Kejatisu memberikan kepastian hukum terhadap kasus yang mereka sebutkan, termasuk kasus dugaan korupsi dibawah kepemimpinan Plt Gubsu yang diduga melibatkan orang-orang terdekatnya seperti Bupati Deli Serdang dan Serdang Bedagai," ujarnya

Pihaknya menyatakan siap mendukung dan mengawal Kejatisu mengusut tuntas beberapa perkara, dan bilamana Kejatisu tidak bisa bekerja secara maksimal, pihaknya akan meminta Kejagung untuk mencopot Kajatisu yang digantikan dengan orang yang lebih profesional.

Sementara itu Ketua LSM DPP Serikat Kerakyatan Indonesia (SAKTI) Tongam Siregar  kalau KPK harus segera memeriksa Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho tentang dugaan penyimpangan dana perjalanan dinas ,  dan  pihaknya telah melaporkan kasus dugaan itu ke lembaga hukum tersebut.

”Kita telah melaporkan Gatot ke KPK terkait  dugaan penyimpangan dana perjalan Gatot saat menjabat Plt Gubsu tahun 2011 dan saat menjabat sebagai wakil Gebernur Sumut, kita minta KPK segere meyikapi pengaduan kita,” ujar Tongam.

Editor: AGUS UTAMA
(dat03/wol)

WARTA KARTUN

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment