Thursday, 29 November 2012 22:10    PDF Print E-mail
Permendagri 54 Tahun 2010 disosialisasikan
Warta
SASTROY BANGUN
WASPADA ONLINE


MEDAN – Kota Medan sebagai kota metropolitan baru di Indonesia, dalam dua tahun terakhir ini, telah banyak menerima berbagai prestasi terhadap kinerja penyelenggaraan pemerintah yang terlaksana. Namun, hal tersebut bukan berarti tidak perlu belajar lagi, justru harus menjadi tantangan tersendiri, bahwa semakin dituntut untuk memahami berbagai tatacara  dan tahapan penyelenggaraan pemerintahan yang semakin efektif.

Hal ini disampaikan Walikota Medan, Rahudman Harahap, yang diwakili Sekretaris Daerah kota Medan, Syaiful Bahri Lubis pada saat membuka acara “Sosialisasi Permendagri 54 tahun 2010 Tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008, Tentang Tahapan, Tatacara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah,” di Medan, hari ini.

Menurutnya, sebagai aparatur Negara yang mengabdi untuk daerah yang sedang berkembang pesat, kita tentunya tidak boleh bekerja biasa-biasa saja, ada faktor-faktor kinerja yang sudah wajib kita miliki, seperti dedikasi penuh, semangat yang tinggi, skill dan kecakapan, dan tentu saja harus dilengkapi dengan pemahaman terhadap hukum dan perundang-undangan yang berlaku.                                                

Penyampaian materi kepada peserta ,harus benar-benar mampu menjawab berbagai pertanyaan dan masalah-masalah yang selama ini ditemui di lingkungan kerja, untuk itulah sosialisasi ini sangat diperlukan.
                                                                                                                                                   
Walikota berharap, peserta jangan hanya duduk manis dan mendengarkan apa yang disampaikan pemateri di depan, namun justru harus lebih pro aktif, sebab, para pesertalah yang lebih banyak dan secara langsung mengalami berbagai dinamika dalam menyusun dan melaksanakan program dan kegiatan pembangunan kota. Forum ini harus mampu menciptakan diskusi-diskusi yang cerdas,menarik dan tentunya saja implementataif.                                                                                                                                

Kepala Bappeda kota Medan, Zulkarnin, dalam laporannya mengatakan Pemerintahan yang transparan,efektif, efesien, akuntabel dan tersedianya pelayanan umum yang lebih baik merupakan tuntutan yang semakin nyata dari hari ke hari. Oleh karena itu, diperlukan suatu pengelolaan pemerintahan yang dapat melakukan proses evaluasi,perbaikan kinerja serta inovasi-inovasi baru agar mampu memformulasikan program dan kegiatan yang dapat menjawab tantangan perubahan pada masyarakat.                                                                                                                                                           

Maksud Penyelenggaraan sosialisasi Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 tahun 2012 tentang pelaksanaan atas pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang tahapan, tatacara, penyusunan, pengendfalian dan evaluasi pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah adalah dimaksudkan untuk mengingkatkan pemahaman peserta terhadap subtansi pemendagri nom or 54 tahun 2010, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas penyusunan berbagai dokumen pembangunan daerah baik RPJPD, RPJMD, Renstera-SKPD,RKPD dan Reja-SKPD sehingga dapat terwujud konsistensi antar dokumen rencana pembangunan daerah, dan konsitensi antara perencanaan dan penggaran serta keselarasan dengan dokumen perencanaan lainnya.                                                                                      

Editor: AGUS UTAMA
(dat06/wol)

Comments

Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment