Monday, 12 November 2012 10:12    PDF Print E-mail
Banjir tiga kecamatan Tapteng tanggap darurat
Warta

WASPADA ONLINE

MEDAN - Tiga kecamatan di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara mengalami banjir sejak Sabtu (10/11) malam tanggap darurat.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut Ahmad Hidayat, hari ini mengatakan, tiga kecamatan yang mengalami banjir itu adalah Kecamatan Barus, Kecamatan Tapian Nauli, dan Kecamatan Tukka.

Di Kecamatan Barus, debit air yang banyak tersebut merusak bronjong Sungai Aek Siruar sehingga meluap dan menimbulkan banjir di sejumlah desa seperti Desa Pasar Terendam, Desa Kinali, Desa Kampung Baru,Desa Mudik dan Desa Sigambo.

Dari koordinasi yang dilakukan, diketahui Pemkab Tapanuli Tengah telah melakukan tanggap darurat dan gotong royong untuk memperbaiki bronjong yang rusak tersebut.

Kemudian, Pemkab Tapanuli Tengah juga akan menurunkan sejumlah alat berat melalui kerja sama dengan salah satu perusahaan perkebunan di daerah itu pada, hari ini,  Senin (12/11).

Di Kecamatan Tapian Nauli, banjir yang terjadi disebabkan meluapnya sungai di daerah itu sehingga menggenangi ratusan rumah di Desa Tapian Nauli dan Desa Sibura-bura.

Dalam peristiwa itu juga terjadi longsor yang mengakibatkan satu unit rumah rusak berat dan seorang warga meninggal dunia, katanya.

Menurut dia, BPBD Tapanuli Tengah telah mendirikan posko dan memberikan bantuan berbagai kebutuhan dasar masyarakat, serta menyediakan berbagai obat-obatan yang dibutuhkan.

"Besok, direncanakan Pemkab Tapanuli Tengah akan memperbaiki rumah yang tertimbun longsor dan memberikan santunan kepada korban," katanya.

Sedangkan banjir di Kecamatan Tukka disebabkan jebolnya bendungan irigasi Hutanabolon setelah menerima curah hujan yang cukup tinggi.

Selain menggenangi rumah warga, banjir tersebut merusak jembatan yang menghubungkan Desa Aek Sinamo dan Desa Huraba, kata Hidayat.
(dat18/antara)

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment