Monday, 12 November 2012 09:09    PDF Print E-mail
SP Kereta Api tetap tuntut lahan Jalan Jawa
Warta
WASPADA ONLINE

MEDAN - DPD Serikat Pekerja Kereta Api (SPKA) Divre I Sumatera Utara tetap bersikukuh menuntut agar areal milik PT KA di Jalan Jawa  jngan dijual kepada pihak lain yang saat ini sedang didirikan bangunan pertokoan.

Aset negara, berupa sebidang tanah yang menjadi alasan aksi damai SPKA adalah sebidang tanah seluas 74.402 m2 yang letaknya berada di jalan Madura, Jalan Jawa, Jalan Veteran, Jalan Timor kelurahan Gang Buntu kecamatan Medan Timur dimana tanah tersebut terletak dalam satu areal, atau dapat dikatakan dikelilingi oleh keempat jalan diatas, yang juga dikenal dengan lahan A, lahan B dan Lahan C.

Sekjen DPD SP-KA Janung W, salah seorang koordinator dan juga sekjend DPP SP-KA menyebutkan bahwa tanah tersebut awalnya merupakan kompleks rumah dinas karyawan PJKA dan terdaftar sebagai aset milik PJKA/PT. Kereta Api Indonesia (Persero), dan telah diaudit oleh tim Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sumut dan diklarifikasi sebagai barang milik negara yang dilindungi UU No.1 tahun 2004 mengenai Perbendaharaan Negara.

"Status hukum tanah tersebut secara yuridis sah sebagai hak milik PT.Kereta Api" ungkap Janung. Hal tersebut dikuatkan dengan putusan Mahkamah agung RI .No.4685 K/Pdt/1998 tanggal 25 September 2000, putusan Mahkamah agung RI .No.4548 K/Pdt/1998 tanggal 16 Februari 2000, putusan Mahkamah agung RI .No.4684 tanggal K/Pdt/1998 tanggal 28 Agustus 2000, putusan Mahkamah agung RI .No.4994 tanggal K/Pdt/1998 tanggal 17 April 2002, putusan Pengadilan Tinggi Medan,No.523 /Pdt/1997/PT.MDN  tanggal 13 Januari 1998, dimana semua keputusan tersebut berkekuatan hukum tetap.

Tanah tersebut masih tetap merupakan hak PT.Kereta Api Indonesia (Persero) dalam bentuk kewajiban beberapa pihak yang hingga kini belum diselesaikan, seperti, surat PT.Inanta kepada Kaperjanka no.069/J.C/II/1981 mengenai usulan proyek pembangunan perumahan karyawan PJKA di gang Buntu Medan, Surat Menter Keuangan kepada Menteri Perhubungan No. S-1378/MK.001/1981 perihal tanah PJKA, Surat Walikota kepada Kaperjankan No. 7803/593/MD tanggal 15 Juni 1982 mengenai pelepasan hak atas tanah yang dikuasai PJKA dijalan Timur Medan, kemudian akta lainnya antara PJKA dengan Pemko medan, antara Pemko Medan dengan PT.Inanta Timber & Trading Coy Ltd, dan PT.Bonauli Real Estate dengan Pemko Medan.

Saat ini diatas tanah tersebut telah berdiri beberapa bangunan , dengan 70 persen tahap penyelesaian , Beberapa bangunan antaranya, RS Murni Teguh dan beberapa komplek Pusat Perbelanjaan dan ruko. Dalam beberapa orasinya, massa meminta masyarakat untuk tidak melakukan perbuatan hukum dalam bentuk apapun terhadap sebidang tanah yang terletak dikawasan tersebut.
(dat18/wol) 

Comments

B
i
u
Quote
Code
List
List item
URL
Name *
URL
Code   
ChronoComments by chronoengine.com
Submit Comment